
Britain
JawaPos.com – Pemerintah Inggris mengetatkan aturan pandemi sekali lagi. Rabu (8/12), Perdana Menteri (PM) Boris Johnson mengungkapkan bahwa kasus terkait varian Omicron naik dua kali lipat 2–3 hari sekali. Jika dibiarkan, hal itu akan berisiko menaikkan angka pasien yang dirawat di rumah sakit.
’’Adalah hal yang sebanding dan bertanggung jawab untuk pindah ke rencana B,’’ ujar Johnson yang pada Kamis (9/12) menyambut kelahiran anak ketujuhnya.
Dalam mekanisme rencana B tersebut, pengunjung tempat-tempat hiburan malam yang buka hingga dini hari harus menunjukkan kartu bukti vaksin. Acara di dalam ruangan yang menghadirkan lebih dari 500 orang juga wajib konfirmasi status vaksin. Untuk acara luar ruangan, batasannya adalah di atas 4 ribu orang.
Ada beberapa tempat yang tidak perlu menunjukkan kartu vaksin. Yakni, tempat beribadah, pernikahan, pemakaman, ritual keagamaan seperti pembaptisan, serta acara luar ruangan yang tidak dimintai tiket.
Penduduk juga diminta bekerja dari rumah mulai Senin (13/12). Mereka boleh bekerja di kantor jika memang kehadirannya penting. Mereka juga wajib memakai masker saat berbelanja, di transportasi umum, teater, bioskop, dan restoran. Semua orang dari luar negeri yang masuk ke Inggris harus diisolasi hingga hasil tes PCR kedua mereka menunjukkan negatif Covid-19. Jika ada kontak dengan pasien Omicron, wajib isolasi 10 hari tanpa kecuali.
Kebijakan baru itu diharapkan bisa mengurangi angka penularan tanpa melukai perekonomian. Jika berhasil, penduduk bisa menikmati libur Natal dan tahun baru dengan aturan lebih longgar. Namun, jika tidak, ada kemungkinan pemerintah kembali menerapkan lockdown.
Saat ini, kasus penularan Covid-19 di Inggris sudah lebih dari 10 juta dan sekitar 146 ribu orang meninggal. Itu adalah korban jiwa tertinggi di Eropa. Pada Rabu, ada 568 kasus yang dinyatakan varian Omicron saja. ’’Jumlah riil di lapangan mungkin justru mendekati 10 ribu,’’ ucap Menteri Kesehatan Sajid Javid.
Kebijakan tersebut diambil Johnson saat dirinya tengah dihujat seantero negeri. Pasalnya, beredar rekaman video tentang ajudannya yang bercanda tentang pesta Natal ilegal di Downing Street. Itu terjadi saat lockdown parsial tahun lalu. Kasus tersebut masih diselidiki.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
