
foto: twentywhimsytravel.blogspot.co
JawaPos.com - Potongan tubuh seorang perempuan ditemukan pada Selasa (5/5). Dia dikabarkan hilang saat berjalan-jalan di pegunungan Colorado, Amerika Serikat (AS). Dia dikonfirmasi telah dianiaya sampai mati dan dimakan oleh satu keluarga beruang hitam.
Beruang-beruang hitam itu telah dilacak dan dibunuh oleh agen satwa liar. Sisa-sisa jenazah Laney Malavolta, 39 tahun, ditemukan pada Jumat malam (30/4) oleh pacarnya di dekat kota Durango, sekitar 560 kilometer di barat daya Denver, yakni di daerah di mana dia sering berjalan dengan dua anjing milik pasangan itu.
Pacar Malavolta pergi mencari perempuan itu ketika tiba di rumah pada Jumat malam itu dan menemukan anjing-anjingnya di luar tanpa Malavolta. ’’Sebuah hasil otopsi menunjukkan bahwa dia meninggal karena luka tembus di leher, termasuk beberapa luka gigitan,’’ kata Koroner Daerah La Plata Jann Smith kepada Reuters seperti dilansir oleh Antara.
’’Penyelidik satwa liar mendeteksi bulu dan kotoran beruang di tempat kejadian bersama dengan tanda-tanda konsumsi tubuh manusia yang membuat mereka mencurigai adanya serangan beruang,’’ terang badan Taman Margasatwa Colorado dalam sebuah pernyataan.
Dengan menggunakan anjing pelacak, petugas satwa liar kemudian menemukan seekor beruang betina berusia 10 tahun dan dua anaknya yang berumur setahun di daerah tersebut, dan ketiga beruang itu kemudian dibunuh.
Kemudian, dari pemeriksaan bangkai ketiga beruang itu di laboratorium satwa liar negara bagian Colorado, terungkap adanya sisa-sisa tubuh manusia di saluran pencernaan induk beruang dan satu anaknya.
Hasil pemeriksaan pada beruang dan temuan otopsi pada jenazah Malavolta membuktikan bahwa perempuan itu telah diserang dan dikonsumsi oleh beruang.
Colorado sendiri adalah rumah bagi populasi sekitar 19.000 beruang hitam yang berkembang pesat. Serangan fatal terhadap manusia sangat jarang terjadi, dengan hanya empat yang didokumentasikan di negara bagian itu sejak 1960.
Manager Regional Taman Margasatwa Colorado Cory Chick menerangkan, bahwa beruang yang menyerang manusia harus dibunuh. "Beruang yang tidak lagi takut pada manusia adalah hewan yang berbahaya. Dan beruang ini sedang mengajari anak-anaknya bahwa manusia adalah sumber makanan, bukan sesuatu yang harus ditakuti dan dihindari," kata Chick. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
