
AWAS: Presiden Tiongkok Xi Jinping berpidato di Hotel Soltee di Kathmandu, Nepal, akhir pekan lalu. (BIKASH DWARE/THE RISING NEPAL VIA AP)
JawaPos.com - Amerika Serikat kembali memojokkan Presiden Tiongkok Xi Jinping dengan melontarkan berbagai isu. Sebuah publikasi dari AS menuduh Xi Jinping menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk membangun kontrol totaliter negaranya.
"Sistem kontrol sosial digital tersebut dapat melacak semua, dipatroli oleh algoritma precog yang dapat mengidentifikasi pembangkang potensial secara real-time," kata artikel tersebut seperti dilansir dari Times Now News, Jumat (4/9).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Alaves: Momentum Tuan Rumah Bangkit!
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
