
Inspektur polisi Rajesh Babu, mengenakan helm yang menggambarkan coronavirus, meminta seorang pengendara sepeda motor untuk pulang ke rumah di Chennai, India, pada hari Sabtu. (Reuters)
JawaPos.com - Masih ingat kan dengan tokoh Inspektur Vijay di film-film India yang selalu muncul untuk meringkus musuh? Ya, aksi sang polisi kali ini juga muncul di tengah pandemi virus korona atau Covid-19.
Selama satu menit pak polisi menari di jalanan dengan helm unik seperti virus Korona yang lucu. Aksi polisi itu sebagai hiburan di tengah ketegangan India menghadapi situasi lockdown atau penguncian untuk menghentikan penyebaran Coronavirus.
Kota-kota di India sebagian besar telah sepi selama lebih dari satu minggu karena mematuhi kuncian pemerintah selama 21 hari. Dua petugas polisi yang mengenakan helm Coronavirus merah dan hijau secara teratur menari-nari di sekitar pengguna jalan yang tak patuh berada di dalam rumah.
Salah satunya bernama Inspektur Vijay Hadagil. Dia adalah inspektur polisi di departemen lalu lintas yang melakukan aksi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat atas bahaya virus Korona.
"Ini sudah menyebar dan mengkhawatirkan," kata Inspektur Vijay, seperti dilansir dari South China Morning Post, Kamis (2/4).
Di Chennai, inspektur polisi Rajesh Babu bergabung dengan seniman setempat untuk merancang helm dengan paku merah dan bola lampu untuk menjaring pengemudi di sana. Di tempat lain di India, polisi juga membagikan masker dan sarung tangan di permukiman kumuh dan mendistribusikan makanan kepada pekerja migran yang berusaha pulang. Serta juga meringkus jutaan dolar masker dan sanitiser palsu dari pasar.
"Ada banyak cerita bagus dan aksi humanis dari para polisi," kata mantan kepala polisi Uttar Pradesh dan sekarang ketua Yayasan dan Lembaga Polisi India, Prakash Singh.
Dia mengatakan polisi bisa melakukan pendekatan persuasif pada masyarakat. Namun ketegasan tetap diperlukan di tengah situasi pandemi.
“Orang-orang suka melanggar hukum. Orang menemukan segala macam alasan untuk kenyamanan mereka. Jadi paksaan tingkat tertentu diperlukan untuk menegakkan keberhasilan lockdown," tegasnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=Q_DhjpfSDGc
https://www.youtube.com/watch?v=rnoWc2mY020
https://www.youtube.com/watch?v=JqjJsv7-mxA

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
