
Photo
JawaPos.com - Sri Lanka pada hari Rabu (3/4) mulai mewawancarai 47 pelamar untuk dua posisi sebagai algojo. Dilansir dari South China Morning Post, dua bulan setelah Presiden Maithripala Sirisena mengumumkan akan mengakhiri moratorium eksekusi mati selama 43 tahun, Sri Lanka mencari algojo.
Hukuman mati itu diberlakukan kembali karena terinspirasi oleh gaya Presiden Filipina Rodrigo Duterte dalam perang melawan narkoba.
Seorang pejabat mengatakan, 47 pelamar pria diwawancarai pada hari Rabu dan Kamis, setelah pemerintah mengiklankan lowongan pada bulan Februari. Pejabat itu mengatakan, kandidat yang dipilih harus dilatih di luar negeri.
"Tidak ada orang di Sri Lanka yang pernah melakukan eksekusi. Kami perlu mengirim calon algojo baru ke luar negeri untuk pelatihan," kata pejabat itu.
Kolombo juga belum mengidentifikasi negara mana yang akan dikunjungi untuk memberikan pelatihan. "Tali untuk menggantung orang belum pernah digunakan sama sekali sejak diimpor pada 2015. Tali ini harus diuji dan disertifikasi," kata pejabat itu.
Sebuah iklan yang diterbitkan di Daily News milik Pemerintah Sri Lanka pada bulan Februari memberikan bayaran bulanan sebesar USD 200 ribu untuk seorang algojo. Sebuah bayaran di atas rata-rata untuk pekerjaan pemerintah.
Calon algojo harus orang Sri Lanka, pria, berusia antara 18 dan 45. Memiliki karakter moral yang sangat baik dan kekuatan mental.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
