Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 29 Maret 2019 | 17.55 WIB

Juan Guaido Dilarang Pegang Jabatan Publik Selama 15 Tahun

Pemimpin oposisi Venezuela Juan Guaido akan dilarang memegang jabatan publik lebih lanjut selama 15 tahun. Hal ini diumumkan oleh pengendali keuangan negara - Image

Pemimpin oposisi Venezuela Juan Guaido akan dilarang memegang jabatan publik lebih lanjut selama 15 tahun. Hal ini diumumkan oleh pengendali keuangan negara

JawaPos.com - Pemimpin oposisi Venezuela Juan Guaido akan dilarang memegang jabatan publik lebih lanjut selama 15 tahun. Hal ini diumumkan oleh pengendali keuangan negara. Jangka waktu tersebut adalah maksimum yang diizinkan oleh hukum.


Pengawas keuangan, Elvis Amoroso mengatakan, laporan keuangan pribadi Guaido menunjukkan inkonsistensi. Guaido merupakan Ketua Majelis Nasional yang dikendalikan oposisi. Ia menyatakan dirinya sebagai presiden sementara pada Januari. Dia mendapat dukungan lebih dari 50 negara termasuk Amerika Serikat (AS).


Wartawan BBC Will Grant di Ibu Kota Venezuela, Caracas, mengatakan, keputusan untuk menghentikan Guaido dari memegang jabatan akan mulai berlaku jika ia memutuskan untuk mengajukan diri untuk dipilih kembali pada akhir masa jabatannya saat ini di Majelis Nasional.


Guaido menolak pengumuman Amoroso. Dia mengatakan, dia bukan auditor jenderal. "Kongres yang sah adalah satu-satunya yang memiliki kekuasaan untuk menunjuk seorang auditor umum," katanya seperti dilansir BBC, Jumat (29/3).


Pekan lalu, Kepala Staf Guaido, Roberto Marrero, 49, dituduh merencanakan tindakan sabotase terhadap para pejabat. Ia telah ditangkap.


Menteri Dalam Negeri Venezuela Nestor Reverol mengatakan, senjata dan mata uang asing ditemukan oleh dinas intelijen selama penggerebekan di rumah Roberto Marrero.


Guaido mengatakan, pasukan keamanan telah melakukan tindakan ilegal dan tidak konstitusional. Ia yakin barang-barang yang diduga ditemukan di rumah Roberto Marrero memang sengaja di taruh di sana.


Dengan dukungan dari pemerintahan Trump, Guaido telah memimpin seruan agar Maduro mundur sebagai presiden karena ketidakpuasan dengan rezim sosialisnya tumbuh.


Penangkapan Marrero telah memprovokasi kecaman internasional. AS, Uni Eropa dan negara-negara Amerika Latin menuntut pembebasannya segera.

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore