
Warga Negara Indonesia (WNI) baru-baru ini diberitakan ada di antara para pengungsi di kamp ISIS di Afshin setelah keluar dari Desa Baghouz, Syria
JawaPos.com - Warga Negara Indonesia (WNI) baru-baru ini diberitakan ada di antara para pengungsi di kamp ISIS di Afshin setelah keluar dari Desa Baghouz, Syria. Apalagi Syria Defence Force (SDF) telah mengklaim, mereka mengalahkan ISIS. Banyak di antara pengungsi yang melarikan diri dari kantong terakhir ISIS.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengatakan, pihaknya akan memastikan jumlah dan data WNI di sana, harus dilakukan berbagai tahap termasuk verifikasi.
Juru Bicara Kemlu Arrmanatha Nasir mengatakan, situasi di Syria beberapa tahun terakhir tidak kondusif sehingga belum diketahui secara akurat mengenai jumlah WNI di sana.
"Terkait dengan WNI yang pergi ke Syria diduga mendukung ke ISIS, sebagian dari mereka di sana sudah tidak memiliki dokumen yang resmi. Oleh karena itu, kita harus melakukan berbagai tahap sebelum kita memberi pernyataan apakah mereka sebagai WNI," terang Arrmanatha, Kamis (28/3).
Arrmanatha juga mengatakan, pada saat repatriasi tahun 2012 - 2016 sebagian besar WNI sudah keluar dari Syria. Namun memang terdeteksi ada yang masuk ke Syria secara ilegal.
Sementara itu, verifikasi tersebut bukan hanya dilakukan oleh Kemlu, namun juga lembaga terkait termasuk Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), dan juga Badan Intelijen Negara (BIN). Lembaga-lembaga tersebut akan menentukan apakah mereka masih WNI atau tidak.
Ketika ditanya terkait warga yang mengaku berasal dari Bandung yang mengaku ingin kembali ke Indonesia, Arrmanatha mengatakan belum mendapatkan informasi.
"Pada tahun lalu kalau tidak salah ada beberapa WNI dari Syria dan kembali ke Indonesia, itu melalui proses yang sangat panjang, pertama tentu mereka diverifikasi kewarganegaraannya. Setelahnya, dilakukan analisa kembali terkait deradikalisasi," katanya.
Dia juga mengatakan tahap tersebut harus melalui proses yang panjang di Syria maupun di Indonesia. Dari proses itu baru bisa disimpulkan apakah mereka bisa kembali atau tidak ke tanah air.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
