
Jamal Khashoggi
JawaPos.com - Kasus dugaan pembunuhan Jamal Khashoggi, jurnalis Washington Post asal Arab Saudi kini sudah sampai ke pihak Amerika Serikat (AS). Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengaku telah mendengar audio yang diduga adalah rekaman saat pembunuhan terhadap Jamal Khashoggi di dalam konsulat Saudi, Istanbul.
Pejabat Turki yang tak disebutkan namanya mengatakan bahwa Pompeo mendengarkan rekaman tersebut pada pertemuan di Turki. Rekaman itu pun telah dia diberi transkrip.
Dilansir dari ABC News, pejabat Turki tersebut percaya bahwa Khashoggi terbunuh di dalam konsulat Saudi. Mereka percaya Khashoggi meninggal karena dikecik selama delapan menit.
Di sisi lain, pihak Gedung Putih membantah Pompeo sudah melihat transkrip rekaman ataupun mendengarkan langsung rekaman tersebut. "Pompeo belum pernah mendengar rekaman atau dia tidak pernah melihat transkrip terkait hilangnya Jamal Khashoggi," kata juru bicara Departemen Luar Negeri Heather Nauert.
Kemarin, dalam perjalanan kembali dari Istanbul, Pompeo juga ditanya apakah dia telah mendengar audio. "Saya tak bisa mengatakan apapun untuk hal itu," kata Pompeo.
Padahal, Presiden AS Donald Trump telah secara terbuka meminta untuk mendengar rekaman itu. Pompeo bertemu dengan presiden di Gedung Putih pada Kamis (18/10) pagi untuk menjelaskan kepadanya tentang kunjungannya ke Turki dan Arab Saudi. Di Saudi dia bertemu dengan Raja Saudi Salman dan Putra Mahkota Mohamed bin Salman.
Belum diketahui apakah Trump benar-benar sudah melihat transkrip rekaman tersebut, namun setelah pertemuan dengan Pompeo dia mengubah sedikit sikapnya.
Awalnya, Trump mempertanyakan apakah rekaman audio itu benar-benar ada. Dia juga memperingatkan agar tidak terlalu menyalahkan Saudi atas hilangnya Khashoggi.
Pada Kamis itu juga, Trump mengatakan kepada wartawan bahwa terlihat seperti Khashoggi sudah mati. "Ini jelas terlihat seperti itu bagi saya, itu sangat menyedihkan," kata Trump kepada wartawan sebelum naik ke Air Force One untuk menghadiri kunjungan politik di Montana.
Untuk saat ini, Trump mengatakan AS sedang menunggu hasil dari beberapa investigasi tetapi kemudian akan membuat pernyataan yang sangat kuat.
Diketahui, Khashoggi tinggal di AS. Dia hilanglebih dari dua minggu lalu setelah memasuki konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober. Adapun kedatangan Khashoggi ke konsulat untuk mengajukan dokumen pernikahannya. Sementara ketika itu Khashoggi datang bersama tunangannya. Hanya saja waktu itu tunangannya menunggu di dalam mobil yang berada di luar konsulat.
Di samping sebagai jurnalis, Khashoggi juga merupakan kolumnis di The Washington Post. Dia pun kerap menulis secara kritis tentang pemerintah Saudi dan putra mahkota, Mohammad Bin Salman.
Dalam tulisannya Khashoggi memperingatkan upaya baru untuk membungkam kebebasan pers di Timur Tengah. Pada kolom terakhirnya yang diterbitkan pada Rabu, Khashoggi memberi judul tulisannya, "Yang paling dibutuhkan dunia Arab adalah kebebasan berekspresi."
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022