
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
JawaPos.com - Pertemuan dua kepala negara, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan pemimpin tertinggi Korea Utara (Korut) Kim Jong Un, tampaknya akan terealisasi. Padahal, sebelumnya Trump sempat membatalkan kerja sama tingkat tinggi (KTT) tersebut pada Kamis (24/5). Ketika itu Trump kembali menyebut mengenai permusuhan Korut.
Namun, Sabtu (26/5) malam, Trump tampaknya berubah pikiran. Trump mengatakan, keputusan untuk mengadakan pertemuan 12 Juni mendatang waktunya belum berubah. Begitu juga terkait hal-hal yang bersangkutan akan berjalan dengan baik.
Di lain sisi, seperti diberitakan media pemerintah Korut, KNCA, Kim menginginkan rencana pertemuan puncaknya dengan Trump di Singapura tetap dilanjutkan. Itu dilakukan setelah Kim bertemu Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae In untuk kedua kalinya. Keduanya kemudian sepakat untuk sering bertemu di waktu yang akan datang.
Sebagaimana JawaPos.com kutip dari BBC, Minggu (27/5), pertemuan Kim dan Moon menjadi puncak pertemuan kejutan yang dilaksanakan Sabtu lalu. Juru bicara Presiden Moon mengatakan, kedua pemimpin tersebut telah bertukar pandangan selama dua jam.
Kim dan Moon bertemu di zona demiliterisasi antara Korut dan Korsel. Mereka diperkirakan sedang mendiskusikan upaya untuk mengembalikan KTT AS-Korut ke rencana semula.
Menurut KCNA, mereka berbagi pendapat dan sepakat untuk sering bertemu ke depannya. Pertemuan selanjutnya guna mengumpulkan pandangan serta mengekspresikan sikap keduanya untuk mengupayakan denuklirisasi semenanjung Korea.
Kim Jong Un juga berterima kasih kepada Moon Jae In karena telah banyak berusaha membantu KTT di Singapura. Hal ini, menurut Kim, harus tetap dilaksanakan. Kim dan Moon kemudian menyetujui untuk mengadakan perbincangan lebih lanjut pada Jumat (26/5), namun tidak ada rincian kejelasan pertemuan tersebut.
Sementara Gedung Putih menegaskan bahwa tim pejabat AS akan berangkat ke Singapura untuk mempersiapkan KTT seperti yang direncanakan sebelumnya, pada Sabtu (26/5). Trump, melalui akun Twitter-nya menolak spekulasi media mengenai KTT yang akan diadakan di Singapura sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
