Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 17 Mei 2018 | 01.10 WIB

14 Negara Keluarkan Travel Advice ke Indonesia, Ini Daftarnya

Ilustrasi: tas dan koper untuk berpergian - Image

Ilustrasi: tas dan koper untuk berpergian

JawaPos.com - Daftar negara yang mengeluarkan Travel Advice atau saran bepergian ke Indonesia bertambah menjadi 14. Hal ini sejak rentetan aksi teror yang menimpa beberapa wilayah di Indonesia. Berikut daftar negara maupun saran yang mereka berikan kepada warganya:


Inggris


Inggris mengeluarkan travel advice ke Indonesia dan peringatan untuk sementara berhati-hati bagi warga Inggris yang berada di Indonesia. Hal ini berkaitan dengan aksi teror yang baru-baru ini terjadi di Indonesia. Khususnya aksi teror bom gereja di Surabaya yang menjadi sorotan dunia.


“Waspadalah dan jagalah setiap saat. Anda harus secara teratur meninjau keamanan Anda. Harus sangat waspada selama liburan termasuk periode Natal dan Tahun Baru, Tahun Baru Imlek, Nyepi (Tahun Baru Bali), Paskah, Ramadan, dan Hari Kemerdekaan (17 Agustus) yang dapat menjadi waktu ketegangan yang meningkat dan peningkatan risiko,” kata imbauan pemerintah Inggris di Website resminya.


Amerika Serikat


Setelah serangan yang terjadi di Surabaya baru-baru ini oleh kelompok teroris, Amerika Serikat (AS) juga memberikan perigatan dan imbauan kepada warganya yang khususnya berada di Indonesia. Melalui website kedutaan AS di Indonesia, AS mengeluarkan beberapa poin yang harus dilakukan warganya.


Kedubes AS juga memperingatkan agar warganya jangan termakan berita-berita bohong atau Hoax. “Sadarilah sekeliling Anda, tetap waspada di lokasi yang sering dikunjungi oleh turis atau orang Barat,” kata pernyatan Kedubes AS.


Australia


Tak jauh beda dengan Negara lain, Australia juga memberikan tanda ‘warning’ bagi warganya yang akan mengunjungi Indonesia. “Peringatan sangat tinggi untuk wilayah-wilayah di Indonesia khususnya Bali, Surabaya, dan Jakarta setelah serangan bertubi dari para teroris,” kata peringatan tersebut.


Selain itu, pemerintah Australia juga memberikan saran agar hati-hati untuk melakukan perjalanan ke Sulawesi Tengah, Papua, dan Papua Barat karena risiko keselamatan dan keamanan. “Sebagai contoh, serangan terjadi di sekitar Tambang Freeport di provinsi Papua,” tambah keterangan tersebut.


Hongkong


Selanjutnya adalah Hong Kong yang mewajibkan seluruh warga yang akan dan sudah ada di Indonesia harus memantau situasi dan menghindari aksi-aksi demo yang ada di Indonesia. Pemerintah Hongkong juga menyarankan seuruh warganya untuk melaporkan kejadian yang mencurigakan kepada konsulat jenderal Hongkong yang ada di Indonesia


New Zealand


New Zealand memperngatkan warganya agar sementara berhati-hati di Indonesia khususnya di wilayah Jakarta, Surabaya, dan Bali. “Ada beberapa risiko terhadap keamanan Anda di Indonesia yag dikarenakan oleh terorisme yang sedang berlangsung, kami menyarakan Anda untuk berhati-hati,” tulis pernyataan tersebut.


“Kami merekomendasikan agar Anda yang sedang berada di Indoenesia mengikuti instruksi yang dikeluarkan oleh otoritas lokal dan melakukan kewaspadaan khusus di tempat-tempat umum, terutama di daerah di mana orang Barat berkumpul,” tambah pernyataan tersebut.

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore