
AIr terjun penuh bunga di Museum DIgital Jepang
JawaPos.com - Air terjun yang nampak mengalir di dinding seberang lantai hanyalah sebuah ilusi di pameran digital museum interaktif baru di Tokyo. Air terjun penuh bunga tersebut merupakan karya tim kolektif Jepang yang telah dikenal sebagai seni digital secara internasional.
Para seniman membuat karya inovatif mereka yang menggabungkan proyeksi, suara, dan ruang yang dirancang secara hati-hati untuk menciptakan pengalaman duniawi yang impresif. Setelah menyelesaikan pamerannya di seluruh dunia, mereka membuat sebuah museum yang didedikasikan sepenuhnya bagi karya-karya mereka yang unik pada musim panas ini.
Ruang yang paling menarik pertama adalah museum digital dengan karya seni yang penuh dengan pengunjung. Sementara ruangan lainnya berbentuk ilusi lahan padi di pedesaan yang dipenuhi dengan lampu-lampu gantung yang cahaya akan semakin menjauh ketika pengunjung mendekat. Cahaya lampu tersebut bergerak dari satu lampu ke lampu lainnya yang ada di ruangan.
Sementara di ruangan lainnya, tedapat ilusi air terjun yang dipenuhi bunga-bunga yang mengalir di atas bukit atau ombak yang menerjang sepanjang dinding dan menyemprotkan air ke langit-langit. Pameran tersebut dirancang untuk membuat interaksi antar pengunjung. Para pengunjung menunjukkan beragam reaksi saat menyentuh karya-karya seni tersebut.
Co-Founder Team Lab, Toshiyuki Inoko mengatakan, mereka telah menciptakan dunia tanpa batas yang terdiri dari karya seni yang bergerak sendiri. Hal itu yang membuat para pengunjung akan berinteraksi satu sama lain seperti dilansir Gulf News, Minggu, (6/5).
"Saya ingin ruang ini menjadi tempat di mana kita dapat mengingat bahwa tidak ada batas di dunia ini," ujarnya.
Beberapa pameran lainnya juga menarik perhatian para pengunjung. Mereka seperti ditarik ke luar angkasa karena terpental dengan trampolin di tengah-tengah proyeksi galaksi.
Inoko memiliki latar belakang di bidang fisika. Ia mendirikan Team Lab pada 2001 silam bersama empat mahasiswa Universitas Tokyo.
Pada 2015, Galeri Pace di New York mulai mempromosikan karya mereka dan menyelenggarakan pameran pertama mereka di Jepang yang berhasil menarik pengunjung sebanyak hampir 500.000 selama 130 hari.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
