Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 27 April 2018 | 13.05 WIB

Begini Penampakan Nyamuk Terbesar di Dunia

Begini penampakan nyamuk terbesar di dunia - Image

Begini penampakan nyamuk terbesar di dunia

JawaPos.com - Nyamuk terbesar di dunia akan dipajang di sebuah museum di Tiongkok mulai bulan Mei 2018. Nyamuk raksasa ini dinobatkan sebagai serangga raksasa karena memiliki panjang 5 cm dan rentang sayap 11,5 cm.


Serangga raksasa itu ditemukan oleh Pakar Entomologi Tiongkok Zhao Li pada saat penelitian lapangan di Gunung Qingcheng di Provinsi Sichuan pada bulan Agustus 2017. Zhao mengatakan, dia menghabiskan waktu untuk mengkonfirmasi bahwa itu adalah nyamuk terbesar yang ditemukan di dunia sebelum mengungkapkan penemuannya.


Spesies ini, ujar Zhao, 10 kali lebih panjang dari rata-rata nyamuk. Selain itu juga sepertiga lebih panjang daripada nyamuk biasanya.


Setelah menangkap serangga raksasa dan melakukan riset, Zhao mengatakan, kolektor lain mengklaim bahwa itu bukan nyamuk terbesar. Ada nyamuk lain yang lebih besar.


"Saya menegaskan itu adalah nyamuk terbesar di dunia pada awal tahun ini," kata Zhao yang juga direktur Insect Museum of West China di Chengdu seperti dilansir SCMP pada Kamis, (26/4).


“Nyamuk itu ditangkap pada Agustus tahun lalu. Setelah saya menangkapnya saya dengan cepat membuatnya menjadi spesimen, dengan melumpuhkannya dan membekukannya. Ini mungkin terdengar kejam, tetapi bagi serangga itu adalah kematian tanpa rasa sakit,” tambahnya.


Di Museum itu ada hampir 700.000 sampel dari 40 negara di seluruh dunia, ini adalah museum serangga terbesar di Asia. Namun ada perdebatan apakah serangga itu sebenarnya nyamuk atau bukan sebab beberapa orang mengatakan itu adalah lalat bangau.


Zhao mengatakan, bangau terbang adalah istilah umum dalam bahasa Inggris untuk seluruh keluarga nyamuk.


Sementara itu, Asisten Profesor Sekolah Ilmu Biologi Universitas Hong Kong, Benoit Guénard membenarkan, serangga itu berasal dari keluarga Tipulidae dan dikenal sebagai lalat bangau. Ia menambahkan bahwa nyamuk termasuk dalam famili Culicidae.


Ini bukan pertama kalinya Zhao menangkap serangga berukuran besar. Tahun lalu ia menemukan seekor serangga betina yang panjangnya 64 cm.

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore