
Ilustrasi beruang hitam.
JawaPos.com - Pawang beruang biasanya banyak ditemui di cagar alam, kebun binatang, bahkan hutan. Salah seorang pembisik beruang Amerika Serikat (AS), Ben Kilham tinggal di hutan New Hampshire dan bekerja memahami beruang hitam. Melalui profesinya tersebut ia juga memberikan wawasan yang lebih luas kepada manusia.
Striped dan Jake adalah dua anak beruang yang dirawat Kilham, mereka hidup di dalam kandang dan tidak liar. Mereka makan dan minum melalui botol, sementara anak beruang lainnya bertengger di pohon-pohon.
Melalui sebuah foto, ketiga beruang kecil menyambut para pengunjung di lumbung yang sudah direnovasi. Lumbung itu dilengkapi papan yang bertuliskan 'Selamat Datang'.
Terdapat lumbung lain di dekatnya seluas tiga hektare. Kilham juga merawat anak-anak beruang yatim lainnya yang dipercayakan oleh departemen ikan dan permainan New Hampshire kepadanya setiap tahun.
Induk anak-anak beruang tersebut biasanya ditembak mati atau tertabrak mobil. Maka Kilham bertugas merawat anak-anak beruang tersebut sebelum dilepaskan ke alam liar nantinya pada usia 18 bulan.
Selain merawat anak-anak beruang, ia juga mengamati beruang dewasa termasuk Squirty yang kini berusia 22 tahun. Seperti dilansir AFP, Kamis, (19/4), beruang hitam merupakan beruang paling umum di Amerika Utara dengan populasi sebanyak 75 ribu ekor.
Dianggap sebagai pakar beruang, Tiongkok meminta bantuan Kilham menggunakan keahlian untuk membantu proses pembuatan film dokumenter berjudul Pandas yang baru-baru ini dirilis. Setelah berpengalaman selama 25 tahun, Kilham bahkan tak ragu mengatakan, beruang memiliki kedekatan dengan manusia selain kera yang menjadi kerabat paling dekat manusia.
Ia juga menyadari, beruang betina sangat sensitif dan sama halnya seperti manusia, beruang akan saling menjaga karena hal tersebut merupakan naluri. Squirty sudah dilepas ke alam liar. Setelah dilepas, ada seorang perempuan melaporkan kepada Kilham kalau ia melihat Squirty menyerang.
Kilham kemudian mengatakan, sebagai beruang, Squirty telah mengambil risiko besar untuk melawan manusia yang merupakan musuh terbesarnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
