
ilustrasi kuku panjang yang sehat. (Freepik)
JawaPos.com – Beberapa orang ingin memiliki kuku yang panjang, sehat, tumbuh cepat, dan tetap kuat.
Mewujudkan kuku impian itu bukanlah hal mudah, melainkan tugas yang cukup sulit.
Bagi yang mengalami kerusakan kuku, ujung kuku rapuh, atau hanya ingin memiliki kuku yang sehat dan bersih, mempercepat pertumbuhan kuku adalah tujuan umum.
Meskipun ada beberapa perawatan kuku mahal yang bisa didapatkan di salon, ada beberapa tips yang wajib dicoba dan bisa dilakukan di rumah.
Dengan perawatan dan kebiasaan yang tepat, Anda dapat membuat kuku panjang dengan cepat tanpa harus mengeluarkan banyak uang.
Dilansir English jagran, berikut enam tips yang wajib dicoba yang bantu menumbuhkan kuku lebih cepat, alami, kuat, dan efektif.
1. Perasan air lemon
Untuk mempercepat pertumbuhan kuku, ambil sepotong lemon dan gosokkan pada kuku tangan dan kaki, setidaknya sekali sehari.
Gosok selama lima menit lalu bilas dengan air hangat. Ini akan membantu kuku tumbuh lebih cepat dan menjaganya tetap bersih serta bebas bakteri.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
