Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 18 September 2018 | 18.15 WIB

Banjir Nigeria Tewaskan 100 Orang

Banjir terparah tidak hanya terjadi di India. Hujan deras telah memicu banjir di berbagai bagian Nigeria selama beberapa hari terakhir, menewaskan sedikitnya 100 orang dan merusak ribuan rumah - Image

Banjir terparah tidak hanya terjadi di India. Hujan deras telah memicu banjir di berbagai bagian Nigeria selama beberapa hari terakhir, menewaskan sedikitnya 100 orang dan merusak ribuan rumah

JawaPos.com – Banjir terparah tidak hanya terjadi di India. Hujan deras telah memicu banjir di berbagai bagian Nigeria selama beberapa hari terakhir menewaskan sedikitnya 100 orang dan merusak ribuan rumah. Dilansir dari Al Jazeera pada Selasa, (19/9), banjir itu telah ditetapkan sebagai bencana nasional diumumkan di empat provinsi yaitu Kogi, Niger, Anambra dan Delta. 


"Berdasarkan data yang tersedia, 100 orang sejauh ini telah meninggal di 10 negara bagian," kata Juru Bicara Badan Manajemen Keadaan Darurat Nasional, Sani Datti pada hari Senin.


Delta adalah negara penghasil minyak di wilayah Delta Niger, rumah bagi industri energi terbesar Afrika. Kogi dan Niger adalah negara bagian. Sedangkan dua lainnya berada di wilayah selatan. Di Lokoja, ibu kota negara bagian Kogi, banjir sebagian menenggelamkan beberapa rumah.


Kota ini terletak di pertemuan Benue dan Niger, sungai ketiga di Afrika, membuatnya sangat rentan terhadap perairan yang tinggi. "Air mulai datang bulan ini dan setelah beberapa saat muncul di belakang rumah kami dan berlanjut tanpa henti sampai minggu lalu ketika air mengepung rumah kami," kata seorang pensiunan di Lokoja, Angulu Atodo, mengatakan kepada kantor berita Reuters.


"Aku tidak punya tempat untuk pergi. Mereka membawa kita ke suatu tempat yang jauh dan kita telah ada di sana tanpa makanan atau apa pun,"  ujarnya.


Musim hujan di Nigeria, yang biasanya berlangsung dari bulan Maret hingga September, membawa serta banjir yang tak terhindarkan. Banjir tersebut diperparah oleh infrastruktur yang buruk dan kurangnya perencanaan untuk melindungi terhadap air, tetapi tahun ini kerusakan telah menjadi yang terburuk sejak 2012. Setidaknya 140 orang tewas dan puluhan ribu orang terpaksa meninggalkan rumah mereka tahun itu, banjir terburuk di Nigeria dalam lebih dari lima dekade

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore