
Presiden Brasil Michel Temer
JawaPos.com – Presiden Brasil Michel Temer berhasil mempertahankan jabatannya. Setidaknya untuk saat ini. Oposisi gagal meraup dukungan untuk membawa kasus korupsi yang membelit Temer ke pengadilan. Berdasar hasil voting majelis rendah kongres Brasil pada Rabu (2/8), oposisi hanya mendapatkan 227 suara dari 513 suara yang ada.
Padahal, oposisi membutuhkan dua pertiga suara atau setara dengan 342 dukungan untuk membawa kasus korupsi Temer ke meja hijau dan melengserkannya. Di pihak lain, dukungan untuk Temer mencapai 263 suara. Sisanya memilih abstain.
Dukungan itu terbilang rendah. Brazilian Social Democracy Party (PSDB) yang merupakan sekutunya terbelah. Sebagian memilih untuk mendukung Temer dan sebagian lain ingin sang presiden diadili. Dukungan yang rendah itu disinyalir bakal membuat reformasi ekonomi yang digagas presiden ke-37 Brasil tersebut terseok-seok. Tapi, tentu saja Temer tetap meyakinkan pendukungnya bahwa program itu bakal lancar.
”Kita akan meloloskan semua reformasi yang dibutuhkan negara ini,” ujarnya sesaat setelah hasil pemungutan suara keluar.
Juni lalu jaksa Rodrigo Janot menyebut Temer menerima uang suap sebesar USD 12,2 juta (Rp 162,6 miliar) dari perusahaan pengepakan daging terbesar di dunia, JBS SA. Temer tentu saja menampik tudingan tersebut.
Para pendukungnya mengatakan, tidak ada bukti-bukti yang nyata bahwa Temer melanggar hukum. Janot tak menyerah. Dia menyatakan akan mengajukan dua dakwaan lagi untuk Temer.
Temer tentu saja berusaha bertahan di posisinya saat ini. Dia tidak ingin digulingkan karena kasus korupsi seperti pendahulunya, yaitu mantan Presiden Dilma Rousseff. Meski bisa bertahan, banyak yang memprediksi dia tidak terpilih lagi dalam pemilu 2018.
Profesor ekonomi di Universitas Federal Rio de Janeiro Armando Castelar mengatakan, hasil pemungutan suara itu menunjukkan kekuatan Temer di kongres.
Meski popularitasnya turun, dia tetap didukung karena banyak yang tidak menganggapnya sebagai lawan di pemilu mendatang. ”Jadi, hal ini bisa berjalan lebih baik bagi perekonomian, tapi bukan situasi yang diinginkan untuk perspektif politik,” tegasnya. (*)

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
