
EVAKUASI: Tim penyelamat tidak henti membongkar reruntuhan untuk mencari korban longsor.
JawaPos.com – Lebih dari ratusan warga desa diduga tertimbun longsor besar di Provinsi Sichuan, Tiongkok. Longsor tersebut dipicu hujan lebat yang tidak berhenti di kawasan tersebut. China Daily melaporkan kalau lima orang ditemukan tewas dan 140 lainnya hilang setelah longsor menimbun 62 rumah di Desa Xinmo, Mao County, Tiongkok, pada Sabtu (24/6).
Proses evakuasi masih terus berlangsung. Salah satu penyelamatan yang menggetarkan hati terjadi ketika seorang warga desa berhasil melakukan panggilan telepon dan tim penyelamat sukses menemukannya. Perempuan itu berada di kamar di rumahnya ketika lonsor menerjang. ”Dia menangis terharu begitu kami berhasil menemukannya,” kata seorang tim SAR.
Qiao Dashuai seorang warga desa yang berhasil selamat mengatakan kepada channel CCTV kalau mereka berhasil lolos dari timbunan longsor setelah bayi mereka menangis kencang. Qiao kemudian terbangun dan hendak menggantikan popok anaknya ketika terdengar suara kencang dari luar rumah. ”Kami mendengar suara aneh dari belakang rumah dan suaranya kencang,” kata Qiao.
”Angin kencang lantas masuk ke kamar kami. Ketika kami keluar untuk melihat apa yang terjadi, air langsung masuk rumah. Kami berjuang keras melawan arus air yang menerobos kencang sampai kami menemukan tim penyelamat,” sambung Qiao. Meski dia, istri, dan bayinya selamat, orang tua dan keluarga lain belum ditemukan.
Associated Press melaporkan kalau ada tanah dan batu yang setara dengan seribu kolam renang ukuran Olimpiade yang longsor dari pegunungan ke desa tersebut. ”Batu dan tanah itu menutup jalan sampai 1,6 kilometer dan memblokir sungai sampai 1,6 kilometer juga,” kata Wang Yongbo, seorang tim SAR kepada CCTV.
Saat ini lebih dari seribu anggota PMK, staf medis, dan polisi berada di lokasi kejadian. Namun, usaha penyelamatan itu masih belum maksimal karena hujan masih turun. Presiden Tiongkok Xin Jinping sendiri sudah memerintahkan penyelamatan dilakukan secara maksimal. (BBC/CNN/theguardian/tia/JPK)

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
