
Photo
JawaPos.com - Gerilyawan Taliban memasuki ibu kota Kabul pada Minggu (15/8). Hal itu dilakukan Taliban saat pihak Amerika Serikat (AS) mengevakuasi para diplomat dari kedutaan besarnya dengan helikopter.
Pejabat senior Afghanistan tersebut mengatakan Taliban datang dari "segala penjuru", namun tidak menjelaskan lebih rinci.
Tak ada laporan tentang pertempuran. Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan, mereka berbicara dengan pemerintah tentang penyerahan Kabul secara damai.
Masuknya Taliban ke ibu kota itu menegaskan kemenangan kelompok bersenjata yang digulingkan Amerika Serikat 20 tahun lalu dari puncak kekuasaan, menyusul serangan 11 September 2011 di AS.
Runtuhnya pertahanan pemerintah Afghanistan mengejutkan para diplomat, karena pekan lalu intelijen AS memprediksi Kabul akan jatuh dalam waktu tiga bulan.
"Pejuang Taliban bersiaga di semua jalan masuk ke Kabul sampai penyerahan kekuasaan secara damai dan memuaskan disepakati," kata pernyataan itu.
Sebuah cuitan dari istana kepresidenan Afghanistan mengatakan, suara tembakan terdengar di sejumlah tempat di sekitar Kabul, namun pasukan keamanan bersama mitra internasional telah mengendalikan situasi.
Belum ada penjelasan resmi dari Presiden Ashraf Ghani. Seorang pejabat istana mengatakan, dirinya sedang berbicara dengan utusan khusus AS Zalmay Khalilzad dan para petinggi NATO.
Jalan-jalan di Kabul dipadati mobil dan masyarakat yang bergegas pulang atau menuju bandara. "Sejumlah orang meninggalkan kunci di mobil dan berjalan ke bandara," kata seorang warga kepada Reuters lewat telepon. Warga lainnya mengatakan "Orang-orang pulang ke rumah karena khawatir dengan pertempuran."
Pejabat AS mengatakan, para diplomat telah diangkut dengan helikopter ke bandara dari kedutaan besar di distrik Wazir Akbar Khan yang dijaga pasukan keamanan.
Tentara AS tambahan sedang dikirim untuk membantu evakuasi setelah kemenangan kilat Taliban atas pasukan Afghanistan membawa kelompok militan itu ke ibu kota Kabul dalam hitungan hari.
Anggota tim "inti" AS tengah bekerja dari bandara Kabul, kata seorang pejabat AS. Sementara pejabat NATO mengatakan, sejumlah staf Uni Eropa telah dipindahkan ke tempat aman di ibu kota yang lokasinya tidak disebutkan.
Sebelumnya pada Minggu, Taliban merebut kota Jalalabad di bagian timur tanpa perlawanan yang membuat mereka mengendalikan salah satu jalur darat utama ke Afghanistan yang dikurung daratan.
Mereka juga mengambil alih pos perbatasan Torkham dengan Pakistan, yang menyebabkan bandara Kabul menjadi satu-satunya jalan untuk keluar dari Afghanistan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
