
Orang-orang berjalan di sekitar lapangan yang hampir kosong ketika Royal Palace ditutup untuk umum karena wabah koronavirus di Madrid pusat, Spanyol 12 Maret 2020. (REUTERS / Sergio Perez)
JawaPos.com - Spanyol mengumumkan status mengisolasi negaranya (locked down) dengan 47 juta penduduknya, Sabtu (14/3). Status keadaan darurat itu berlaku selama 15 hari untuk memerangi epidemi Coronavirus. Spanyol merupakan negara kedua yang terkena dampak terburuk di Eropa setelah Italia.
Dilansir dari Straitstimes, Minggu (15/3), semua warga Spanyol harus tinggal di rumah kecuali untuk membeli makanan, obat-obatan, pergi bekerja atau ke rumah sakit atau untuk keadaan darurat. Bar, restoran, dan toko yang menjual apa pun kecuali makanan dan bahan pokok lainnya harus ditutup.
Semua kegiatan rekreasi dan olahraga juga harus ditutup. Termasuk bioskop, teater, kolam renang atau lapangan sepak bola.
Perdana Menteri Pedro Sanchez dalam pidato yang disiarkan secara nasional menegaskan status locked down tersebut. Tak lama setelah pengumuman, pemerintah mengatakan istri Sanchez, Begona Gomez, juga dinyatakan positif terkena virus Korona.
Spanyol mencatat 193 kematian akibat virus Korona. Sejauh ini ada 6.250 kasus positif seperti dilaporkan TVE. Sekolah ditutup di seluruh Spanyol.
Photo
Pemerintah diperkirakan akan mengumumkan langkah-langkah lebih lanjut untuk mengurangi dampak ekonomi dan sosial dari krisis, dengan bantuan untuk perusahaan dan pekerja.
Transportasi domestik juga akan dibatasi mulai hari Senin (16/3). Operator penerbangan, kereta api dan kapal diperintahkan untuk memangkas layanan. Bus kota dan metro masih akan berfungsi penuh dan penerbangan internasional tidak terpengaruh.
Kantor bekerja dari jarak jauh dan sebagian besar proses peradilan ditunda. Sanchez mengatakan langkah-langkah itu akan berdampak besar pada warga dan bisnis. Akan tetapi pemerintah berjanji akan mengurangi dampak itu.
"Saya ingin memberi tahu para pekerja, wiraswasta, dan bisnis bahwa pemerintah Spanyol akan melakukan segala daya untuk meredam dampak krisis ini," katanya.
Keputusan belum memperkirakan menutup perbatasan. Kementerian Dalam Negeri Spanyol akan mengendalikan semua pasukan polisi, termasuk yang lokal dan regional, di bawah situasi darurat selama 15 hari. Dan angkatan bersenjata akan siaga untuk membantu jika diperlukan.
Sebelumnya, pada Jumat (13/3), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan Eropa telah menjadi pusat pandemi Coronavirus.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=yNnCfdqZVKA
https://www.youtube.com/watch?v=0SinELPXYC8
https://www.youtube.com/watch?v=HhZjge6lJ78

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
