
Ilustrasi
JawaPos.com - Barangkali beginilah kalau tinggal di negeri makmur semacam Taiwan. Urusan mencari siapa pencuri minuman yoghurt saja harus memakai tes DNA.
Tes DNA yang diminta seorang perempuan di Taipei itu menghabiskan TWD 18 ribu (Rp 8,5 juta). Padahal, yoghurtnya seharga TWD 59 alias Rp 27 ribu saja.
Dilansir BBC, kisah tersebut bermula saat seorang perempuan yang menemukan botol yoghurt miliknya sudah kosong di tempat sampah. Dia tinggal bersama lima mahasiswa Chinese Culture University di Taipei. Perempuan itu mengambil botol tersebut dari tempat sampah dan meminta pelaku mengaku. Tapi, tak ada yang buka mulut.
Tes sidik jari tak bisa dilakukan karena botolnya basah saat kejadian. Dia lalu meminta polisi agar melakukan tes DNA. Dari hasil tes itulah, si pencuri akhirnya ketahuan dan ditahan.
"Kasus ini ibarat menembak burung menggunakan meriam, tak proporsional," tutur salah seorang petugas kepolisian. Orang di negeri kaya mah bebas...

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
