Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 4 Oktober 2020 | 16.45 WIB

WHO: Warga Dunia yang Terinfeksi Covid-19 Bisa Capai 750 Juta Orang

Ilustrasi petugas mengevakuasi lima warga positif Covid-19 dari rumah mereka menuju RSUD Cut Meutia Aceh Utara di Lhokseumawe, Aceh, Senin (15/6). Rahmad/Antara - Image

Ilustrasi petugas mengevakuasi lima warga positif Covid-19 dari rumah mereka menuju RSUD Cut Meutia Aceh Utara di Lhokseumawe, Aceh, Senin (15/6). Rahmad/Antara

JawaPos.com - Data atau angka penderita Covid-19 yang tercantum saat ini adalah hanya puncak gunung es atau yang terlihat di permukaan. Sesungguhnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut angkanya diprediksi jauh lebih banyak dari itu.

"Diperkirakan 750 juta atau 10 persen dari populasi dunia, telah terinfeksi oleh Covid-19," kata pejabat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Dr Mike Ryan seperti dilansir dari Irish Times, Minggu (4/10).

Meski, memprediksi 10 persen populasi dunia terinfeksi, WHO justru lebih mengkhawatirkan nasib 90 persen orang yang tidak mengidap penyakit tersebut.  “Masalahnya ada lebih dari enam miliar yang tersisa. Di situlah letak masalah kami," ujarnya kepada webinar yang diselenggarakan oleh Royal Irish Academy (RIA) berjudul Learning from Pandemics: a Century of Experience.

Dr Ryan memperkirakan dunia berada dalam perjalanan yang sangat berat selama 8 atau 9 bulan ke depan. Sebab saat ini semua menunggu vaksin.

"Namun vaksin bukan peluru utama, tetapi alat tambahan yang harus ditambahkan dalam strategi komprehensif untuk melawan penyakit ini," paparnya.

Namun, dia mengkritik kurangnya tanggapan global terhadap rencana untuk mengumpulkan dana dalam program akselerator Covid-19. Padahal itu sangat diperlukan menghasilkan alat diagnostik dan vaksin ketika tersedia untuk menangani virus. Dana tersebut harys cukup agar semua bisa mendapatkan akses mendapatkan vaksin.

“Dengan USD 32 miliar kami dapat mengembangkan vaksin secara adil untuk semua orang di dunia," katanya.

Dr Ryan mengatakan negara-negara miskin harus mendapatkan akses yang adil. Dia berharap semoga setiap negara bisa menangani epidemi ini dengan sistem manajemen yang lebih baik.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=osLm6_7t0SQ

 

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore