Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 Juli 2019 | 01.41 WIB

'Korban' Pertama setelah Jepang Keluar dari IWC: Paus Minke

SEBELUM JADI SANTAPAN: Paus minke diturunkan di Pelabuhan Kushiro, Hokkaido, Jepang, kemarin. Negara itu akhirnya kembali melegalkan perburuan paus. (Kazuhiro Nogi/AFP) - Image

SEBELUM JADI SANTAPAN: Paus minke diturunkan di Pelabuhan Kushiro, Hokkaido, Jepang, kemarin. Negara itu akhirnya kembali melegalkan perburuan paus. (Kazuhiro Nogi/AFP)

JawaPos.com – Hari masih gelap ketika lima kapal pemburu paus berangkat Senin (1/7). Saat matahari tepat di atas kepala, mereka pulang dengan dua hasil buruan, paus minke abu-abu. Itu adalah paus pertama yang ditangkap para nelayan Jepang di perairan mereka selama 31 tahun ini. Kemarin juga merupakan hari pertama Jepang keluar sebagai anggota International Whaling Commission (IWC).

Dilansir Agence France-Presse, pada 1988 nelayan berhenti memburu paus sperma dan paus minke untuk komersial di zona ekonomi eksklusif Jepang. Sebagai gantinya, mereka tetap berburu di wilayah Antartika. Jepang beralasan perburuan itu untuk sains. Tapi, kenyataannya sebagian besar tetap dikonsumsi.

Keputusan Jepang yang kembali memburu paus menuai banyak kritik. Tapi, nelayan justru senang. ”Ini adalah hari terbaik. Layak menunggu 31 tahun untuk ini,” terang Kepala Asosiasi Perburuan Paus Tipe Sedang Yoshifumi Kai.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore