Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 22 Maret 2018 | 19.28 WIB

Begini Cara Arab Saudi Perangi Pengaruh Ikhwanul Muslimin

Pemerintah Saudi juga akan memberhentikan staf pendidikan yang pro terhadap Ikhwanul Muslimin yang merupakan organisasi terlarang tersebut - Image

Pemerintah Saudi juga akan memberhentikan staf pendidikan yang pro terhadap Ikhwanul Muslimin yang merupakan organisasi terlarang tersebut

JawaPos.com - Pemerintah Arab Saudi segera mengubah kurikulum pendidikan agar bersih dari pengaruh Ikhwanul Muslimin. Pemerintah Saudi juga akan memberhentikan staf pendidikan yang pro terhadap Ikhwanul Muslimin yang merupakan organisasi terlarang.


"Pemerintah memerangi ideologi ekstremis dan mengevaluasi buku-buku sekolah untuk memastikan semuanya bersih dari ajaran Ikhwanul Muslimin," kata Menteri Pendidikan Arab Saudi Ahmed Bin Mohamed Al Issa seperti dilansir AFP, Selasa, (20/3).


Pemerintah, ujar dia, akan menghapuskan buku-buku yang mengandung ajaran Ikhwanul Muslimin di sekolah maupun di universitas. "Kami juga akan memberhentikan semua simpatisannya," ujarnya.


Isu ini muncul setelah Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman (MBS) menyebut ideologi Ikhwanul Muslimin sudah menginfiltrasi sekolah-sekolah di Saudi.


MBS ingin mengubah Saudi dari negara konservatif menjadi modern. Ia berupaya menyingkirkan ajaran para ulama garis keras di negeri tersebut.


Para simpatisan Ikhwanul Muslimin banyak yang bekerja di sektor pendidikan dan mereka menjadi target untuk disingkirkan.

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore