Kecelakaan maut melibatkan turis asal Indonesia di Singapura. (SGRV).
JawaPos.com - Kepolisian Singapura menahan seorang perempuan berusia 38 tahun terkait kecelakaan lalu lintas di kawasan Chinatown yang menewaskan seorang anak perempuan asal Indonesia.
Penahanan dilakukan menyusul insiden tabrak lari yang terjadi pada 6 Februari 2026 di South Bridge Road.
Dalam keterangan resmi terbaru yang disampaikan pada Minggu (8/2), polisi menyebut pengemudi tersebut ditangkap pada hari kejadian atas dugaan mengemudi tanpa kehati-hatian yang berujung pada kematian.
Hingga kini, proses penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap secara rinci kronologi kecelakaan fatal tersebut.
Peristiwa nahas itu melibatkan seorang ibu berusia 31 tahun dan putrinya yang baru berusia enam tahun. Keduanya mengalami luka-luka setelah tertabrak mobil di area tempat parkir yang berada tepat di samping Buddha Tooth Relic Temple, salah satu ikon wisata di Chinatown.
Sang anak kemudian meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Media berbahasa Mandarin Lianhe Zaobao melaporkan bahwa korban merupakan wisatawan asal Indonesia yang tengah berlibur di Singapura. Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 11.50 waktu setempat, saat mobil diduga sedang keluar dari area parkir.
Sejumlah foto yang diunggah ke laman Facebook SG Road Vigilante memperlihatkan situasi sesaat setelah kecelakaan.
Dalam salah satu gambar, terlihat seorang pria menggendong anak kecil di tepi jalan. Keterangan unggahan menyebutkan bahwa kecelakaan terjadi ketika pengemudi sedang berbelok keluar dari area parkir.
Kasus ini menambah daftar kecelakaan lalu lintas serius di Singapura. Data kepolisian mencatat, sepanjang Januari hingga September 2025, jumlah kecelakaan yang menyebabkan korban luka dan meninggal dunia meningkat 7,4 persen menjadi 5.765 kasus, dibandingkan 5.368 kasus pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Pihak kepolisian Singapura mengimbau seluruh pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di kawasan padat pejalan kaki dan area wisata.
Penanganan kasus ini diharapkan dapat memberikan keadilan bagi korban sekaligus menjadi peringatan akan pentingnya keselamatan berlalu lintas.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022