Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 16 April 2018 | 23.10 WIB

Begini Reaksi Negara-negara Timur Tengah terhadap Serangan AS ke Syria

Warga sipil termasuk anak-anak jadi korban Perang Syria - Image

Warga sipil termasuk anak-anak jadi korban Perang Syria

JawaPos.com - Pemimpin negara-negara barat menyambut baik serangan rudal AS, Inggris, dan Prancis terhadap rezim Syria, Bashar Al Assad pada Sabtu (14/4). Namun rupanya tidak semua pemimpin negara-negara Timur Tengah bereaksi sama. Seperti dilansir The New Arab pada Minggu (15/4), sekitar seratus rudal diluncurkan ke tiga titik sasaran di Syria sebagai tanggapan terhadap serangan senjata kimia yang diduga dilakukan rezim Bashar Al Assad di Douma. Begini tanggapan negara-negara di Timur Tengah mengenai serangan AS dan sekutunya:


Qatar


Qatar menjadi negara Teluk pertama yang bereaksi. Sebuah pernyataan yang diterbitkan oleh Kementerian Luar Negeri Qatar menyatakan dukungan bagi serangan tersebut. Qatar menilai serangan itu dilakukan guna menghentikan serangan oleh rezim Assad terhadap warga sipil.


"Qatar menyatakan dukungannya untuk operasi militer AS, Inggris, dan Prancis terhadap sasaran militer tertentu yang digunakan oleh rezim Syria dalam meluncurkan serangan terhadap warga sipil yang tidak bersalah," tulis Kementerian Urusan Luar Negeri Qatar dalam sebuah pernyataan.

Oman


Oman juga menyatakan dukungannya untuk aksi militer terhadap rezim Assad Syria. "Oman mendukung alasan yang menyebabkan Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis untuk melakukan tindakan militer terhadap instalasi militer Syria," kata pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Oman pada Sabtu (14/4).

Mesir


Kementerian Luar Negeri Mesir menyatakan keprihatinan mendalam atas serangan AS dan sekutunya. Menurut Mesir itu mengancam keselamatan rakyat Syria, persaudaraan umat manusia, dan mengancam upaya pencapaian zona de-eskalasi.

Aljazair


Menteri Luar Negeri Aljazair Ahmed Ouyahia mengatakan, Aljazair menyesalkan serangan AS dan sekutunya datang saat komunitas internasional sedang menunggu tim penyelidikan dikirim untuk memverifikasi tudingan penggunaan senjata kimia di Syria.


"Serangan-serangan ini akan menciptakan atmosfer yang memberatkan secara negatif pada langkah-langkah untuk menyelesaikan krisis Syria melalui pendekatan politik," ujarnya.


Irak


Irak telah memperingatkan, serangan udara dari negara-negara barat menjadi perkembangan yang sangat berbahaya. Ini bisa memicu kebangkitan kaum militan di wilayah tersebut.


Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Irak Ahmad Mahjoub mengatakan, konsekuensi-konsekuensi serangan tersebut mengancam keamanan dan stabilitas kawasan.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore