
Warga sipil termasuk anak-anak jadi korban Perang Syria
JawaPos.com - Pemimpin negara-negara barat menyambut baik serangan rudal AS, Inggris, dan Prancis terhadap rezim Syria, Bashar Al Assad pada Sabtu (14/4). Namun rupanya tidak semua pemimpin negara-negara Timur Tengah bereaksi sama. Seperti dilansir The New Arab pada Minggu (15/4), sekitar seratus rudal diluncurkan ke tiga titik sasaran di Syria sebagai tanggapan terhadap serangan senjata kimia yang diduga dilakukan rezim Bashar Al Assad di Douma. Begini tanggapan negara-negara di Timur Tengah mengenai serangan AS dan sekutunya:
Qatar
Qatar menjadi negara Teluk pertama yang bereaksi. Sebuah pernyataan yang diterbitkan oleh Kementerian Luar Negeri Qatar menyatakan dukungan bagi serangan tersebut. Qatar menilai serangan itu dilakukan guna menghentikan serangan oleh rezim Assad terhadap warga sipil.
"Qatar menyatakan dukungannya untuk operasi militer AS, Inggris, dan Prancis terhadap sasaran militer tertentu yang digunakan oleh rezim Syria dalam meluncurkan serangan terhadap warga sipil yang tidak bersalah," tulis Kementerian Urusan Luar Negeri Qatar dalam sebuah pernyataan.
Oman
Oman juga menyatakan dukungannya untuk aksi militer terhadap rezim Assad Syria. "Oman mendukung alasan yang menyebabkan Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis untuk melakukan tindakan militer terhadap instalasi militer Syria," kata pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Oman pada Sabtu (14/4).
Mesir
Kementerian Luar Negeri Mesir menyatakan keprihatinan mendalam atas serangan AS dan sekutunya. Menurut Mesir itu mengancam keselamatan rakyat Syria, persaudaraan umat manusia, dan mengancam upaya pencapaian zona de-eskalasi.
Aljazair
Menteri Luar Negeri Aljazair Ahmed Ouyahia mengatakan, Aljazair menyesalkan serangan AS dan sekutunya datang saat komunitas internasional sedang menunggu tim penyelidikan dikirim untuk memverifikasi tudingan penggunaan senjata kimia di Syria.
"Serangan-serangan ini akan menciptakan atmosfer yang memberatkan secara negatif pada langkah-langkah untuk menyelesaikan krisis Syria melalui pendekatan politik," ujarnya.
Irak
Irak telah memperingatkan, serangan udara dari negara-negara barat menjadi perkembangan yang sangat berbahaya. Ini bisa memicu kebangkitan kaum militan di wilayah tersebut.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Irak Ahmad Mahjoub mengatakan, konsekuensi-konsekuensi serangan tersebut mengancam keamanan dan stabilitas kawasan.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
