Ilustrasi: Donald Trump kekeuh ingin menguasai Greenland. (Global News)
JawaPos.com - Ambisi Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk menguasai Greenland dari Denmark kembali memicu ketegangan diplomatik dengan Eropa. Kali ini, sorotan tertuju pada langkah Trump yang membocorkan pesan pribadi Presiden Prancis Emmanuel Macron ke media sosial pribadinya, Truth Social, sebuah tindakan yang dinilai semakin menegaskan sikap sepihak dan arogan Washington.
Pesan singkat Macron yang dikirim secara pribadi itu pertama kali diungkap media Prancis Le Monde pada Selasa (20/1). Isinya menunjukkan upaya Paris meredakan ketegangan, termasuk tawaran menjadi tuan rumah pertemuan G7 sekaligus membuka ruang dialog lebih luas dengan Rusia, Ukraina, hingga Denmark, khususnya terkait polemik Greenland.
Namun, alih-alih dijaga sebagai komunikasi diplomatik tertutup, Trump justru mengunggah pesan tersebut ke ruang publik. Langkah itu menuai kritik karena dianggap melanggar etika hubungan antar kepala negara.
Dalam pesan itu, Macron secara terbuka mempertanyakan langkah Trump terkait Greenland, wilayah Arktik yang secara sah merupakan teritori Denmark dan anggota NATO.
“Temanku, kita sepenuhnya sejalan soal Suriah. Kita bisa melakukan hal besar terkait Iran. Tapi saya tidak memahami apa yang sedang Anda lakukan soal Greenland,” tulis Macron.
Trump sebelumnya secara terbuka menyatakan keinginannya untuk mengambil alih Greenland, memicu kecaman dari Kopenhagen dan sekutu Eropa lainnya. Isu ini bahkan membuat negara-negara Eropa mulai mempertimbangkan langkah balasan, setelah Trump mengancam akan mengenakan tarif impor terhadap delapan negara Eropa guna menekan Uni Eropa.
Dalam pesan yang sama, Macron mengusulkan pertemuan G7 di Paris usai agenda Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss. Ia juga membuka kemungkinan menghadirkan sejumlah negara di sela-sela pertemuan tersebut.
“Saya bisa mengatur pertemuan G7 setelah Davos, Kamis sore di Paris. Saya juga bisa mengundang Ukraina, Denmark, Suriah, dan Rusia di luar agenda utama,” tulis Macron.
G7 sendiri beranggotakan Inggris, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, dan Amerika Serikat, dengan Uni Eropa turut berpartisipasi. Namun Kremlin memastikan belum menerima undangan apa pun. Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menegaskan, Rusia tidak diundang dalam rencana pertemuan tersebut.
Hubungan Trump dan Macron tercatat mencapai titik terendah dalam beberapa hari terakhir. Pada Senin, Trump mengancam akan mengenakan tarif hingga 200 persen terhadap anggur Prancis, menyusul sikap Paris yang menolak bergabung dalam inisiatif Trump bertajuk 'board of peace'.
Macron merespons ancaman tersebut dengan tegas. Melalui akun X miliknya, ia menegaskan bahwa tekanan tarif bukanlah pendekatan yang dapat dibenarkan dalam diplomasi internasional.
“Ancaman tarif tidak dapat diterima dan tidak memiliki tempat dalam konteks ini,” tulis Macron.
Pembocoran pesan pribadi ini menambah daftar panjang friksi antara Washington dan sekutu-sekutunya di Eropa, sekaligus menegaskan bahwa ambisi Trump terhadap Greenland telah berkembang menjadi isu geopolitik yang berpotensi mengganggu stabilitas hubungan transatlantik.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
