Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 23 September 2025 | 01.15 WIB

Istri Charlie Kirk Memaafkan Penembak Suaminya dan Berkomitmen Meneruskan Gerakan Konservatif AS

Erika Kirk, istri Charlie Kirk menangis saat berpidato di peringatan suaminya yang dihadiri puluhan ribu pelayat (Dok. Rumble)

JawaPos.com - Presiden AS Donald Trump memproklamirkan Charlie Kirk sebagai "martir untuk kebebasan Amerika" dalam upacara peringatan untuk mengenang aktivis politik itu.

"Pada hari itu, penginjil untuk kebebasan Amerika ini menjadi abadi. Dia adalah martir sekarang untuk kebebasan Amerika," kata Trump di hadapan puluhan ribu pelayat di dalam stadion State Farm di Glendale, Arizona, Minggu (21/9/2025).

Dilansir dari South China Morning Post, Trump menggambarkan bagaimana Kirk akan memintanya untuk terbang melintasi negeri untuk tampil di acara-acaranya tanpa pemberitahuan.

"Kalian semua tidak pernah ingin mengecewakan Charlie. Dia bekerja sangat keras sehingga kalian tidak ingin mengecewakannya," kata Trump.

"Charlie tidak hanya membawa orang-orang muda ke gerakan; Tiba-tiba, itu mulai tumbuh dengan pesat. Pada tahun 2024, kami memenangkan lebih banyak anak muda daripada kandidat Partai Republik mana pun dalam sejarah negara kami," imbuh Trump.

Beberapa saat sebelumnya, istri Charlie Kirk, Erika Kirk, bersumpah untuk melanjutkan warisan suaminya, mendaftarkan lebih banyak kampus, dan mahasiswa dalam gerakan konservatif yang dia dirikan.

Erika Kirk memuji suaminya dalam pidato yang penuh haru menjelang akhir upacara peringatan selama berjam-jam untuk aktivis konservatif berusia 31 tahun yang terbunuh pada 10 September 2025. Kebaktian itu sangat difokuskan pada iman Kristen Kirk.

Salah satu momen paling kuat datang dalam sambutan Erika Kirk, ketika dia menawarkan bukan pesan politik, tetapi pesan iman dan pengampunan.

"Saya memaafkannya," katanya tentang pria yang membunuh suaminya. "Saya memaafkannya karena itulah yang dilakukan Kristus dan itulah yang akan dilakukan Charlie," tambah Erika Kirk.

Erika Kirk, yang baru ditunjuk sebagai CEO Turning Point USA yang didirikan Charlie Kirk, mengatakan dia berkomitmen pada acara dan debat perguruan tinggi yang sama yang akan dia gunakan untuk menggembleng konservatif muda dan menantang ortodoksi liberal.

"Segala sesuatu yang dibangun Turning Point USA melalui visi dan kerja keras Charlie, akan kami buat sepuluh kali lebih besar melalui kekuatan ingatannya," katanya.

Kirk Tewas ketika Debat di Sebuah Universitas di Utah

Tyler Robinson, seorang pria berusia 22 tahun dari Utah, telah didakwa membunuh Kirk dan menghadapi hukuman mati jika terbukti bersalah atas tuduhan paling serius.

Pihak berwenang belum mengungkapkan motif yang jelas dalam penembakan itu, tetapi jaksa mengatakan Robinson menulis dalam pesan teks kepada pasangannya setelah penembakan bahwa dia "sudah muak" dengan kebencian Kirk.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore