
Topan Wipha terjang Hongkong. ((AP Photo/Vernon Yuen).
JawaPos.com - Hongkong kembali menghadapi amukan alam saat Topan Wipha menghantam wilayah tersebut dengan kekuatan penuh pada Minggu (21/7).
Otoritas cuaca setempat mengeluarkan peringatan badai tingkat tertinggi, sinyal T10, menandakan bahwa angin dengan kecepatan rata-rata lebih dari 118 km/jam sedang atau akan melanda kota.
Menurut pengamatan terakhir dari observatorium cuaca Hongkong, pusat badai Wipha berada sekitar 60 kilometer di tenggara kota pada pukul 10 pagi waktu setempat.
Ombak besar terlihat menghantam pesisir timur Pulau Hongkong, sementara angin badai yang berasal dari dinding mata badai mulai memukul wilayah selatan.
“Di bawah pengaruh dinding mata badai, angin dengan kekuatan badai sedang memengaruhi bagian selatan wilayah ini.
kata observatorium tersebut. Masyarakat juga diperingatkan untuk mewaspadai angin yang merusak.
Menilik Guardian, dampak dari badai ini begitu signifikan. Sekitar 500 penerbangan dibatalkan, dan 400 lainnya dijadwal ulang untuk lepas landas atau mendarat di kemudian hari, menurut pernyataan dari perwakilan Otoritas Bandara Hongkong.
Sementara menurut France24, Bandara di wilayah tetangga seperti Shenzhen, Zhuhai, dan Makau juga turut menghentikan seluruh penerbangan siang hari.
Tak hanya penerbangan, aktivitas warga juga lumpuh. Semua sekolah dan pusat penitipan anak ditutup, sementara layanan kereta lokal beroperasi secara terbatas dan menutup jalur-jalur terbuka. Lebih dari 250 warga mengungsi ke tempat penampungan sementara yang dikelola pemerintah.
Hingga Minggu siang, pemerintah mencatat lebih dari 450 laporan pohon tumbang, serta beberapa kasus banjir termasuk di jalan utama distrik Wong Tai Sin. Satu orang dilaporkan menerima perawatan medis darurat di rumah sakit umum.
Badai Wipha juga berdampak luas hingga ke provinsi-provinsi selatan Tiongkok seperti Hainan dan Guangdong, yang kini dalam status siaga tinggi.
Di Makau, pemerintah mengeluarkan peringatan topan level tertinggi dan menghentikan seluruh layanan transportasi publik sejak tengah hari.
Topan ini diperkirakan akan mendarat di kota Zhuhai pada Minggu malam, lalu bergerak ke arah barat menuju Vietnam dalam beberapa hari ke depan.
Sebelumnya, badai ini telah menerjang Filipina dengan membawa hujan lebat dan banjir, di mana dua orang dilaporkan hilang menurut Dewan Penanggulangan Risiko Bencana Nasional Filipina.
Sebagai catatan, ini adalah pertama kalinya Hongkong mengaktifkan sinyal peringatan T10 sejak Super Topan Saola melanda kawasan tersebut pada tahun 2023.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
