
Kisah seorang pria yang tinggal di bandara rupanya tidak hanya terjadi di film The Terminal saja
JawaPos.com - Kisah seorang pria yang tinggal di bandara rupanya tidak hanya terjadi di film The Terminal saja. Nizam Hussein Shalak, 56, harus tinggal di terminal internasional Bandara Jose Joaquin De Olmedo di Guayaquil, Ekuador. Seperti dilansir Daily Mail pada Selasa (12/6), surat kabar El Universo melaporkan, Shalak yang tidak bisa berbahasa Spanyol itu harus tinggal di bandara, tidur di bangku, dan mandi di kamar mandi bandara.
Menurut sumber dari Kementrian Luar Negeri Ekuador, pihak bandara terpaksa menyuruhnya tinggal di bandara karena ia kehilangan paspornya. Ia tidak membawa dokumen untuk mengurus paspor.
Satu-satunya badan hukum untuk mengeluarkan dokumen perjalanan adalah Konsulat Lebanon di Bogota yang sayangnya belum menanggapi permintaan itu. "Kami terus mengikuti kasus ini dan bekerja dengan kementerian untuk membuat Lebanon mengeluarkan dokumen perjalanan supaya dia dapat kembali ke negaranya," kata pihak Kementerian Luar Negeri tersebut.
Kondisi itu mirip dengan pengungsi Iran yang tinggal di Bandara Paris dari 1988 hingga 2006 dan digambarkan dalam film The Terminal yang dibintangi Tom Hanks. Shalak mengunjungi Guayaquil dua bulan lalu.
Ia ingin kembali ke Lebanon usai melakukan perjalanan dari Lima, Peru, dan Barcelona, Spanyol. Namun ia akhirnya ditahan setelah kehilangan paspornya serta kartu kreditnya.
Shalak harus membuat tempat tidur darurat di kursi terminal. Dia makan dengan kupon yang maskapai berikan kepadanya dari waktu ke waktu dan mandi setiap tiga atau empat hari, ketika mereka membawanya ke kamar mandi di bagian lain terminal.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
