
Indahnya wisata di Korea Selatan
JawaPos.com - Kedutaan Besar Republik Korea mencanangkan program visa multiple dan grup untuk mempermudah dan meningkatkan kunjungan Warga Negara Indonesia (WNI) ke Korea Selatan (Korsel). Hal itu disampaikan oleh Duta Besar Republik Korea Selatan Kim Changbeom di kantornya di Jakarta, Selasa, (10/4).
Adanya kerja sama ekonomi yang semakin meningkat antara Indonesia-Korsel, kemudahan pengajuan visa ini menjadi hal yang harus ditingkatkan. "Perubahan proses visa dilakukan agar semakin banyak warga Indonesia yang berkunjung ke Korsel. Kami memberikan layanan yang lebih nyaman," kata Kim Changbeom.
Multiple visa adalah visa yang bisa digunakan selama lima tahun. Jangka waktunya per kedatangan ke Korsel maksimal 30 hari. Proses pembuatan visa ini satu hari kerja setelah pengumpulan berkas.
Menurut Kim Changbeiom, terdapat delapan kategori orang yang dapat mengajukan visa ini. Antara lain Pegawai Negeri Sipil, pejabat, pegawai BUMN, pejabat dan pegawai perusahaan maskapai tertentu yang melayani rute Korsel, orang yang sudah pernah mengunjungi Korsel minimal satu kali, pemegang visa negara-negara OECD, orang yang pendapatannya per tahun USD 8000, pekerja profesional, orang yang lulus dari Universitas Korsel, pasangan sah, anak dibawah umur, dan orangtua dari pemegang visa multiple.
Jika salah satu dari delapan kategori itu sudah terpenuhi maka WNI bisa mengajukan visa. "Setelah itu, WNI bisa melampirkan dokumen keuangan dan hanya memilih salah satu dari tiga dokumen keuangan tersebut," kata Konselor Bagian Visa di Kedubes Korsel, Park Jae Won.
Tiga dokumen itu adalah rekening koran asli minimal tiga bulan terakhir yang dikeluarkan bank, SPT PPH, dan slip gaji. WNI bisa melampirkan salah satu dari tiga dokumen keuangan tersebut.
Satu lagi adalah grup visa adalah visa untuk sebuah kelompok yang akan ke Korsel dengan minimal lima orang. Ini diperuntukkan bagi perusahaan atau sekolah yang akan melakukan study tour ke Korsel.
"Semua orang yang ada dalam tour tersebut dengan mudah bisa mendapatkan visa, kecuali dia yang pernah masuk dalam daftar kriminal atau imigran ilegal," kata Park Jae Won.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
