
Ilustrasi tutup mesin cuci plastik yang memantulkan bayangan, (Freepik)
JawaPos.com - Seorang pria berusia 24 tahun di Korea Selatan yang telah menyangkal melakukan kekerasan seksual, dijatuhi hukuman tujuh tahun penjara.
Pria tersebut diadili setelah rekaman yang menunjukkan tempat kejadian perkara pada tutup mesin cuci, diterima sebagai bukti penting.
Pengadilan Tinggi Seoul cabang Chuncheon yang dipimpin oleh Hakim Lee Eun Hye, menjatuhkan hukuman tujuh tahun penjara kepada pria berusia 24 tahun.
Terdakwa dihukum atas tuduhan pemerkosaan, penyekapan yang melanggar hukum, dan penganiayaan yang tidak senonoh.
Pengadilan juga memerintahkan, larangan bekerja di institusi yang melibatkan anak di bawah umur dan penyandang disabilitas selama tujuh tahun.
Tidak hanya itu, pria tersebut mendapatkan perintah pemantauan elektronik selama tujuh tahun, seperti yang diberitakan The Korea Times.
Dia didakwa karena memperkosa pacarnya sebanyak enam kali, antara bulan Maret dan April tahun lalu.
Menurut dakwaan, pria berusia 24 tahun itu menyekap perempuan tersebut selama beberapa jam, dan melakukan pelecehan seksual terhadapnya setelah perempuan itu mengatakan niatnya, untuk mengakhiri hubungan mereka.
Perpisahan itu terjadi, setelah sang korban menemukan foto dan video eksplisit secara seksual perempuan lain di ponsel pria tersebut.
Pelaku awalnya menyangkal semua tuduhan selama penyelidikan oleh jaksa. Namun, perempuan tersebut menyerahkan sebuah video berdurasi 39 menit sebagai bukti.
Meskipun hanya dua menit yang menunjukkan keduanya secara langsung, jaksa penuntut menemukan bahwa 37 menit sisanya merekam penyerangan yang tercermin pada tutup plastik mesin cuci.
Setelah menyempurnakan dan menganalisis rekaman tersebut, para penyelidik mengkonfirmasi tindakan pria tersebut.
Dihadapkan dengan bukti-bukti tersebut, sang pelaku akhirnya mengakui kejahatannya, yang menyebabkan dakwaan tambahan diajukan.
Pada saat dakwaan, dia sudah diadili untuk kasus terpisah di mana dia diduga memperkosa mantan pasangannya yang lain pada tahun 2022, dan mengancam akan mendistribusikan video seks mereka.
Dia juga didakwa atas pemerkosaan, menurut undang-undang yang melibatkan anak di bawah umur yang belum cukup umur.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
