JawaPos.com - Arab Saudi dan beberapa negara Arab lainnya merayakan Idul Fitri 1 Syawal 1444 Hijriah hari ini, Jumat (21/4) 2023. Idul Fitri adalah waktu untuk merayakan awal baru yang menggembirakan dan berbagi momen berharga dengan keluarga dan teman, setelah menghabiskan sebulan penuh berpuasa dan rangkaian ibadah lainnya.
Di Arab Saudi, menambah semarak Idul Fitri, banyak hotel telah mempersiapkan diri untuk menawarkan paket akomodasi properti di seluruh Mekah dengan nuansa spesial Idul Fitri. Dilansir dari Arab News, ini merupakan cara untuk merangkul tradisi dan merayakan Idul Fitri yang tak terlupakan bersama orang-orang terkasih.
Saad Al-Qurashi, anggota Komite Nasional Haji dan Umrah, mengatakan kalau hotel-hotel di Arab Saudi tahun ini berjanji akan membuat bulan suci lebih menyenangkan bagi jamaah untuk menambah kenangan mereka.
Ia mengatakan para jamaah haji di Mekah pada Idul Fitri akan memiliki kesempatan untuk memadukan pengalaman spiritual dengan kegembiraan sekaligus.
"Peziarah berduyun-duyun ke Mekah mengenakan pakaian tradisional mereka yang unik dengan warna berbeda dan desain yang indah, membentuk jalinan budaya Islam yang terintegrasi seolah-olah miniatur dunia telah berkumpul di Mekkah," terang Al-Qurashi.
Dia melanjutkan, di momen Lebaran Idul Fitri ini, beberapa hotel ini telah berupaya mendekorasi lobi mereka untuk menambah nuansa perayaan Idul Fitri dan memungkinkan para peziarah merayakan Idul Fitri yang tak terlupakan bersama orang-orang terkasih mereka.
Hotel-hotel ini terutama terletak di area pusat, sekitar Masjidil Haram, dan sebagian Misfalah, Ajyad, serta terowongan Mahbas Al-Jin dan Aziziyah.
Al-Qurashi menambahkan, Aziziyah adalah tujuan pilihan bagi jemaah GCC (negara Dewan Kerja Sama Teluk) dan Turki, yang ingin berbelanja di mal-mal Mekah karena di sana terdapat berbagai merek internasional.
Toko-toko di Mekah juga disebut telah bangkit dan kembali menujukkan gairah perdagangan setelah penurunan selama pandemi Covid-19. Beberapa toko telah menyaksikan jumlah pengunjung yang luar biasa tahun ini, dengan banyak yang membuka pintunya hingga larut malam untuk memenuhi permintaan para peziarah di Mekah.
Fadel Manqal, yang mengelola sebuah hotel di kawasan pusat, mengatakan bahwa setiap orang bekerja siang dan malam untuk melayani jamaah dan menyediakan semua yang mereka butuhkan untuk masa tinggal yang menyenangkan.
"Setiap bangsa memiliki visinya sendiri dalam hal pakaian dan beberapa dari mereka berusaha untuk membelinya dari Mekah, sebuah kenangan yang tetap bersama mereka seumur hidup. Mereka berusaha mengenakan pakaian itu dan mengunjungi situs budaya kami, membuat kenangan terukir dalam buku kehidupan abadi mereka," terangnya.