
Kapal perang AS USS John McCain yang disebut Tiongkok telah memasuki Laut China Selatan (USA Today)
JawaPos.com - Tiongkok pada Senin (17/4) menyebut perjalanan kapal perang Amerika Serikat di Selat Taiwan sebagai pelayaran singgah yang provokatif. Menurut Armada Ketujuh Amerika Serikat, kapal perusak berpeluru kendali kelas Arleigh Burke, USS Milius (DDG 69), melakukan pelayaran transit rutin di Selat Taiwan pada Minggu (16/4) melalui perairan di mana kebebasan navigasi dan penerbangan di laut lepas dijamin oleh hukum internasional.
"Kapal itu transit melalui koridor di Selat Taiwan yang berada jauh dari wilayah laut negara pesisir mana pun," kata armada yang memiliki ruang lingkup tugas di Asia-Pasifik itu, Senin (17/4).
Menanggapi hal ini, Komando Armada Timur Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok (PLA) menyatakan terus mengamati dan memonitor ketat transit kapal perang melalui Selat Taiwan.
“Angkatan Laut AS meningkatkan transit kapal perusak berpeluru kendali USS Milius melalui Selat Taiwan," kata juru bicara Komando Armada Timur PLA Kolonel Shi Yi.
Pada 10 April, kapal perang yang sama berlayar di Laut Tiongkok Selatan sehingga mendorong pesawat tempur dan fregat angkatan laut Beijing menggelar operasi bersama untuk melacak dan memantau kapal perusak Angkatan Laut AS itu.
Pelayaran kapal perang AS itu melalui Selat Taiwan terjadi beberapa hari setelah Tiongkok menggelar latihan besar-besaran di sekitar pulau Taiwan. Pelayaran itu terjadi bersamaan dengan keluarnya peringatan dari Beijing bahwa puing-puing roket mungkin sampai dekat Taiwan.
Menteri Pertahanan Taiwan pada Senin (17/4) membenarkan pihaknya mendeteksi puing-puing yang jatuh di bagian utara perairan Taiwan. Menggunakan roket Long March 4B buatan sendiri, Beijing meluncurkan satelit Fengyun-3G ke ruang angkasa pada Minggu (16/4) pagi yang ditujukan untuk menghitung pengendapan terutama hujan lebat selama bencana cuaca di wilayah global pada garis lintang rendah dan menengah. Taiwan mengatakan jalur penerbangan satelit itu melewati wilayah udaranya.
Sementara itu, Tiongkok melarang sementara perlintasan kapal apa pun dan menutup jalur udara di wilayah laut utara dekat Taiwan. Washington dan Beijing semakin tegang setelah AS mempercepat pembentukan koalisi Asia-Pasifik yang lebih luas untuk menangkal pengaruh militer dan ekonomi Tiongkok.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
