Sherine Chong (insert) diduga bunuh diri setelah meracuni lima orang lainnya saat makan di hotel. (Istimewa)
JawaPos.com - Enam orang turis dilaporkan tewas akibat racun sianida di kamar Hotel Grand Hyatt Erawan Bangkok, Thailand pada 15 Juli 2024 lalu. Kepolisian Thailand mengungkap bahwa satu dari enam turis yang tewas akibat racun sianida massal hotel mewah tersebut ternyata pelakunya, dikutip dari POJOK SATU.
Ini terungkap setelah polisi mengidentifikasi salah satu korban tewas akibat racun sianida itu adalah perempuan bernama Sherin Chong. Associated Press, The Wall Street Journal, dan The Bangkok Post melaporkan Sherine Chong diduga membunuh lima orang lainnya karena ia memiliki utang besar.
Sherin Chong, yang diketahui warga negara AS, ditemukan tewas bersama dengan lima korban lain yang bernama Dang Hung Van, 55, Vietnam Nguyen Thi Phuong Lan, 47, Pham Hong Thanh, 49, Tran Dinh Phu, 37, dan Nguyen Thi Phuong, 46.
Meskipun kasus ini masih dalam penyelidikan, media melaporkan bahwa Chong adalah satu-satunya orang di suite hotel ketika layanan kamar diberikan dan menolak bantuan untuk menyiapkan teh.
Menurut Wakil Komisaris Polisi Metropolitan Mayor Jenderal Polisi Noppasilp Poonsawat, enam orang yang ditemukan tewas di kamar hotel diracun sianida. Pelaku yang bunuh diri ditemukan tewas bersama para korban.
Poonsawat mengatakan kepada wartawan pada hari Rabu (17/7) bahwa bukti menunjukkan bahwa satu-satunya tujuan kunjungan beberapa korban adalah untuk membahas utang yang dimiliki Chong kepada yang lain.
Outlet tersebut melaporkan bahwa Chong telah mengatur investasi atas nama kelompok tersebut yang mereka yakini akan digunakan untuk proyek pembangunan jalan di Vietnam dan rumah sakit di Jepang.
Polisi yakin Chong meminum zat tersebut terakhir kali. Saat pertama kali empat jenazah ditemukan di ruang tamu dan dua di kamar tidur.
Dua orang tampaknya telah meraih gagang pintu untuk melarikan diri dan minta tolong, tetapi terjatuh dan meregang nyawa.
Sherin disebutkan telah membujuk beberapa pasangan dalam kelompok tersebut untuk berinvestasi di sebuah rumah sakit di Jepang, namun mereka akhirnya mengalami kerugian sekitar 10 juta baht, atau sekitar Rp 4,4 miliar.
Mereka mengejarnya untuk menagih utang, tetapi Chong menolak membayarnya kembali.
Kelompok tersebut memutuskan untuk bertemu di Hotel Grand Hyatt Erawan di Bangkok, untuk menyelesaikan masalah tersebut, hingga akhirnya Chong diduga memilih jalan pintas membunuh kelimanya.
Gambar-gambar di lokasi pembunuhan menunjukkan sebuah meja yang dipenuhi cangkir teh dan botol termos, di mana polisi kemudian menemukan jejak sianida.
Di dekatnya terdapat sejumlah makanan yang belum tersentuh yang dikirimkan pada Senin sore sebelum para turis itu ditemukan tewas.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
