
Idul Fitri menjadi momen paling membahagiakan untuk Hikmahanto. Ia biasanya mengisi Idul Fitri dengan Salat Ied bersama, berdoa bersama, hingga makan dan berfoto bersama
JawaPos.com - Iran meluncurkan lebih dari 300 drone dan rudal ke wilayah Israel pada Sabtu sampai Minggu (14/4) dini hari. Iran memiliki alasan menyerang Israel. Serangan tersebut sebagai balasan setelah Israel menyerang kantor Kedutaan Iran di Damaskus, Syria, beberapa waktu lalu. Iran mendasarkan diri pada hak untuk membela diri berdasarkan Pasal 51 Piagam PBB.
Iran melancarkan serangan balasan terhadap Israel pada Sabtu (13/4) yang berisiko memicu konflik regional yang melibatkan pasukan militer Amerika Serikat. Mengutip laman Aljazeera, serangan ini menandai pertama kalinya Iran melancarkan serangan militer langsung ke Israel.
Di tengah aksi balasan Iran terhadap Israel, angkatan udara Yordania mencegat dan menembak jatuh puluhan drone Iran yang melanggar wilayah udaranya yang menuju ke Israel. Hal ini dinilai oleh banyak pihak sebagai aksi yang kurang elok mengingat Yordania juga merupakan negara Muslim.
Mengapa Yordania mencegat drone dan rudal yang mengarah ke Israel? Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia (UI) Hikmahanto Juwana menilai aksi tersebut mungkin didasari oleh perbedaan pandangan dengan Iran terkait Palestina.
"Yordania mungkin berseberangan dengan Iran terkait Palestina," terang Hikmahanto melalui pesan singkatnya kepada JawaPos.com, Minggu (14/4).
Dirinya melanjutkan, perbedaan sikap tersebut didasari pada Iran yang mendukung Hamas yang banyak bergerak di Gaza. Sementara, Yordania mendukung Fatah.
"Kalau Iran kan mendukung Hamas yang banyak di Gaza. Sementara Yordania mendukung Fatah," jelas Hikmahanto. Diketahui, Hamas bukanlah satu-satunya faksi besar di Palestina. Hamas memiliki rival internal yang juga kuat yakni Fatah.
Hikmahanto memaparkan, Fatah dan Yordania mendukung konsep 'Two States Solution'. Sebuah gagasan yang mendukung adanya negara Israel yang berdampingan dengan negara Palestina yang merdeka.
"Tidak demikian dengan Hamas yang didukung Iran. Mereka tidak setuju ada negara Israel di atas tanah Palestina," ucap Hikmahanto.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
