
Photo
JawaPos.com - Pihak kepolisian Inggris dikabarkan menangkap seorang tersangka hacker atau peretas yang membobol sistem GTA 6. Dilaporkan bahwa peretas yang berhasil diamankan itu masih remaja berusia sekitar 17 tahun.
Selain dianggap bertanggung jawab atas bocornya game GTA 6 yang memang belum dirilis ke publik, peretas tersebut juga harus bertanggung jawab atas gangguan yang dialami oleh Uber. Sebelumnya, sistem Uber juga dikabarkan bocor yang menyebabkan data pengguna mereka berserakan.
Menurut sumber wartawan Matthew Keys via Engadget, penangkapan tersebut merupakan hasil penyelidikan yang melibatkan Kepolisian Kota London, Unit Kejahatan Siber Nasional Inggris, dan FBI. Keys mengatakan bahwa polisi dan/atau FBI akan mengungkapkan rincian lebih lanjut tentang penangkapan tersebut.
Polisi Kota London mengatakan kepada Engadget bahwa tidak ada informasi lebih lanjut untuk dibagikan pada tahap saat ini.
Seperti diketahui, kebocoran game GTA 6 belum lama ini mengemuka. Banyak pihak, khususnya di kalangan gamer meyakini, kebocoran ini merupakan salah satu yang terbesar dalam sejarah video game.
Akhir pekan lalu, peretas membagikan kumpulan cuplikan dari uji coba game, yang merupakan salah satu judul yang paling ditunggu-tunggu. Rockstar, selaku pengembang game tersebut cenderung menutup rapat proses pengembangannya dan dikonfirmasi pada awal pekan lalu bahwa kebocoran tersebut identik.
Namun demikian, Rockstar mengatakan, insiden tersebut tidak memengaruhi pekerjaan pada game yang tengah dikembangkan itu dan akan diperkenalkan ke penggemar sesuai jadwal setelah siap.
Uber juga mengalami insiden keamanan siber bulan ini. Perusahaan mengatakan bahwa peretas yang bersangkutan tidak mengakses akun pengguna, tetapi masih mencoba untuk menentukan dampak dari penyusupan tersebut.
Uber juga mencatat laporan yang menunjukkan bahwa orang atau kelompok yang sama mungkin bertanggung jawab atas peretasan Rockstar. Selain itu, dikatakan bahwa pelaku mungkin terkait dengan kelompok peretasan Lapsus$.
Remaja 17 tahun itu ditangkap di Oxfordshire, tempat tinggal salah satu pemimpin Lapsus$. Pada Maret, BBC melaporkan bahwa seorang anak berusia 16 tahun dari Oxford telah diidentifikasi oleh para peneliti dan peretas memiliki ikatan dengan kelompok tersebut.
Pada bulan yang sama, Polisi Kota London juga menangkap tujuh remaja dengan dugaan terkait dengan Lapsus$, tetapi tidak dikonfirmasi apakah remaja Oxford itu ada di antara mereka. Lapsus$ juga menargetkan like dari Microsoft, Okta, dan T-Mobile.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
