
Screenshot pidato Abu Hamza, Jubir Saraya Al-Quds/Telegram Resistance Chain
JawaPos.com – Saraya Al-Quds organisasi sayap Hamas apresiasi dukungan Hizbullah Lebanon, Houthi Yaman hingga beberapa organisasi perlawanan lain yang ikut lakukan aksi protes mereka kepada tentara penjajah Israel.
Dilansir dari video pidato Abu Hamzah, Jubir pasukan Saraya Al-Quds (31/1), Saraya Al-Quds tegaskan bahwa perlawanan mereka terhadap kejahatan Zionis Israel akan terus berlanjut meski terdapat ancaman dari Israel.
Dalam pidatonya (30/1), Abu Hamzah menceritakan agresi militer Israel terhadap rakyat palestina berlanjut hingga hari ke 116 dengan pengeboman yang jahat dan biadab dari laut, darat, dan udara.
Jubir Saraya Al-Quds menegaskan, “Pertama, Kami mendeklarasikan kelanjutan perlawanan dan perjuangan melawan mesin kriminal Zionis, di semua poros kemajuan di Jalur Gaza yang kita cintai. Wahai masyarakat Gaza yang bangga, cerdas dan berani, putra-putra Anda, para pejuang di Saraya Al-Quds, telah melakukan operasi jihad yang diberkati sebagai balas dendam untuk Anda dan untuk mengusir musuh Nazi (Zionisme Israel) Anda."
Abu Hamzah dalam pidatonya mengumumkan serangkaian operasi mereka akhir-akhir ini, termasuk:
Penembakan jitu dan penyergapan rekayasa.
Penembakan artileri tepat di Gaza Utara, dan Khan Younis.
Menargetkan serangan di jalur pasokan dan dukungan logistik tentara Israel, di sebelah timur Jabalia dan pemerintahan Pusat.
Menembak jatuh banyak drone Israel di sepanjang Jalur Gaza, bersamaan dengan puluhan, bahkan ratusan, serangan artileri dan rudal terhadap lokasi dan tempat berkumpulnya tentara Israel.
Jubir Saraya Al-Quds tersebut mendeklarasikan bahwa, operasi heroik mereka bukan untuk meningkatkan moral atau untuk menyombongkan diri, namun operasi tersebut membawa makna militer dan pesan-pesan yang disampaikan kepada musuh dengan tinta mesiu dan api untuk mematahkan moral para pemimpin Israel di hadapan tentara mereka.
Abu Hamzah juga menegaskan bahwa, gagasan kemenangan Zionis atas kekuatan perlawanan Islam di Jalur Gaza perlahan memudar. Menurut Jubir Saraya Al-Quds, hal ini jelas terlihat dalam kabinet Israel, yang tidak bisa setara jika disamakan dengan dewan desa di kota.
Abu Hamzah berkata, “bergembiralah wahai warga Gaza, karena kemenangan Tuhan akan datang, dan kabar baik dari medan perang dan apa yang kita lihat sudah cukup menjadi bukti.”
Abu Hamzah juga memberi pesan kepada Israel, “wahai penjahat perang yang tidak bijaksana, Netanyahu, ancaman kosong Anda untuk melanjutkan perang tidak, tidak akan, dan tidak ada gunanya.”
Abu Hamzah menyindir PM Benjamin Netanyahu, “dengan tentara apa pemerintah Israel akan melanjutkan perang mereka? Tentara yang kalah dan tertekan menderita penyakit psikologis yang menular? Atau dengan tentara yang tidak mampu menghadapi laki-laki di Shuja'iyya, Khan Younis, Sheikh Radwan, Beit Hanoun, dan Gaza Tengah, di setiap bagian Jalur Gaza.”
Jubir Saraya Al-Quds itu berkata bahwa, Israel tidak akan mematikan tekad kelompok perlawanan, menghapus ingatan mereka, atau menghilangkan aib atas tindakan Israel di Jalur Gaza.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
