
Petani Prancis protes atas tekanan harga, pajak, dan peraturan ramah lingkungan di Beauvais, Prancis, 29 Januari 2024.
Jawapos.com – Protes besar-besaran yang dilakukan para petani di Perancis serta beberapa negara Eropa telah memasuki pekan kedua.
Sejak Kamis, 25 Januari 2024 lalu, para petani membuang sampah dan limbah di depan gedung pemerintahan lokal di Brittany Perancis.
Selain itu, pada Jumat (26/1), mereka telah menutup jalan-jalan utama di Perancis. Padahal diketahui, negara tersebut merupakan produsen pertanian terbesar di Uni Eropa.
Protes para petani ini juga telah mencapai batas Kota Paris dan mengancam akan segera memblokade ibu kota negara tersebut.
Di Rumania, Petani dan sopir truk di juga telah mengambil tindakan dengan melakukan protes terhadap tingginya biaya bisnis yang menghalangi akses ke perbatasan dengan Ukraina.
Sementara itu di Spanyol, para pekerja sektor pertanian menghentikan sekitar lima truk yang membawa sayuran dan membuang hasilnya di dekat pusat distribusi pengecer Belgia Colruyt.
Protes ini dilakukan karena terdapat beberapa kebijakan pemerintah yang membuat para pekerja di sektor pertanian merugi.
Dilansir dari REUTERS, Selasa (30/1), berikut beberapa faktor yang menyebabkan hal tersebut terjadi.
Penghapusan subsidi bagi petani yang menggunakan energi fosil
Kebijakan perlindungan lingkungan menjadi salah satu penyebab protes muncul. Hal tersebut karena Pemerintah berencana menghapus keringanan pajak bagi petani yang menggunakan bahan bakar diesel Hal ini dilakukan sebagai bagian dari kebijakan transisi energi yang lebih luas.
Penurunan Inflasi Pangan
Para petani mengatakan, dorongan pemerintah dan pengecer untuk menurunkan inflasi pangan telah membuat banyak produsen tidak mampu menutupi biaya tinggi yang digunakan untuk energi, pupuk dan transportasi.
Impor
Penyebab selanjutnya yakni impor. Kebijakan impor besar-besaran dari Ukraina dan negosiasi perdagangan antara UE (Uni Eropa) dengan blok Amerika Selatan Mercosur telah membuat para pekerja di sektor pertanian tidak puas.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
