
National Herald
JawaPos.com - Mantan Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa dijadwalkan untuk kembali ke Sri Lanka pada minggu pertama September 2022. Pelariannya karena sebelumnya diprotes rakyat Sri Lanka bakal berakhir.
Setelah sempat ke Maladewa, Singapura, dan Thailand, Gotabaya dikabarkan bakal kembali ke Sri Lanka. Gotabaya Rajapaksa kemungkinan akan kembali pada 2 atau 3 September 2022.
Pada 11 Agustus 2022, mantan Presiden Sri Lanka itu tiba di Thailand menyusul permintaan dari pemerintah Sri Lanka. Keamanan ketat telah diberikan ke kediamannya di Mirihana.
Namun, Thailand membantah laporan bahwa Gotabaya telah mencari suaka di negara itu. Kementerian Luar Negeri Thailand mengatakan menerima permintaan dari Gotabaya Rajapaksa untuk datang ke negara itu tanpa niat mencari suaka politik.
Sebelumnya, parlemen Sri Lanka meminta Presiden Ranil Wickremesinghe untuk mengatur kembalinya Gotabaya. Selanjutnya, Ranil dilaporkan telah menghubungi Gotabaya untuk membahas pengaturan kepulangannya.
Saudara laki-laki Gotabaya, Mahinda Rajapaksa yang memimpin SLPP mengajukan permintaan itu dalam pertemuan dengan Ranil Wickremesinghe. Dia meminta Presiden untuk memastikan Gotabaya diberikan jalan yang aman ke Sri Lanka.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
