Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 28 Januari 2024 | 14.41 WIB

4 Negara Ikuti AS dan Kanada Hentikan Pendanaan UNRWA, Israel Desak Negara Lain Ikuti Jejak Mereka

Gudang Badan Bantuan Pengungsi PBB untuk Palestina/MEMO/ - Image

Gudang Badan Bantuan Pengungsi PBB untuk Palestina/MEMO/

JawaPos.com – Sejumlah Negara ikuti AS dan Kanada untuk hentikan pendanaan UNRWA (badan pengungsi PBB untuk Palestina).

Hal ini terjadi setelah Israel menuduh UNRWA berkolusi dengan Hamas pada serangan lintas batas 7 Oktober 2023.

Israel tidak hanya menuduh UNRWA, mereka juga mendesak negara lain mengikuti jejak Amerika dan Kanada yang telah menghentikan pendanaan mereka pada badan PBB tersebut.

Dilansir dari MEMO (28/1), Amerika Serikat dan Kanada telah menghentikan pendanaan untuk badan bantuan tersebut setelah Israel mengatakan 12 pegawai UNRWA terlibat dalam serangan lintas batas tersebut.

UNRWA telah membuka penyelidikan terhadap beberapa karyawan yang memutuskan hubungan dengan mereka.

Menyusul AS dan Kanada, Australia mengumumkan pada hari Sabtu, 27 Januari 2024 bahwa, mereka akan menghentikan sementara pendanaan untuk badan PBB yang memberikan bantuan kemanusiaan kepada warga Palestina menyusul tuduhan keterlibatan beberapa karyawannya dalam serangan 7 Oktober 2024 terhadap Israel.

Menteri Luar Negeri Australia, Penny Wong mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa, Australia sangat prihatin atas tuduhan bahwa staf Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) terlibat dalam serangan 7 Oktober.

“Australia akan bekerja sama erat dengan UNRWA dalam penyelidikan dan berkonsultasi dengan mitra internasional. Sementara kami melakukan ini, kami akan menghentikan sementara pencairan dana yang baru saja diumumkan,” kata Wong.

Pada 16 Januari 2024, Australia mengumumkan bahwa mereka akan memberikan tambahan bantuan kemanusiaan senilai $21,5 juta bagi mereka yang terkena dampak konflik di Gaza. Pengumuman baru ini menjadikan total komitmen kemanusiaan Australia sejak 7 Oktober menjadi lebih dari $46 juta.

Pernyataan terbaru Wong muncul setelah UNRWA mengumumkan pada hari Jumat bahwa mereka telah memutuskan kontrak dengan beberapa karyawannya atas dugaan keterlibatan mereka dalam serangan 7 Oktober 2023 terhadap Israel.

Menyusul Australia, Inggris, Italia dan Finlandia pada hari yang sama ikut menjadi negara terbaru yang menghentikan pendanaan untuk badan pengungsi PBB untuk Palestina (UNRWA), menyusul tuduhan bahwa stafnya terlibat dalam serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober 2023.

Kementerian Luar Negeri Inggris mengatakan pihaknya menghentikan sementara pendanaan UNRWA untuk sementara, tuduhan tersebut ditinjau dan mencatat bahwa London telah mengutuk serangan 7 Oktober 2023 itu sebagai aksi terorisme yang keji.

“Pemerintah Italia telah menangguhkan pendanaan UNRWA setelah serangan kejam terhadap Israel pada 7 Oktober,” kata Menteri Luar Negeri Antonio Tajani di platform media sosial X. Finlandia juga mengatakan pihaknya menangguhkan pendanaan.

Seorang pejabat tinggi Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) pada hari Sabtu meminta AS dan Kanada untuk membatalkan penangguhan pendanaan baru untuk badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA).

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore