
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un (tengah) memeriksa pabrik amunisi, dalam foto tak bertanggal yang diambil dari Televisi Pusat Korea Utara pada 10 Januari 2024. Sumber foto: Yonhap
JawaPos.com - Korea Utara tampaknya telah berhenti menyiarkan Radio Pyongyang yang dikelola pemerintah dan memutus akses ke situs webnya.
Dilansir dari Yonhap News, Korea Utara terus melakukan langkah-langkah untuk membubarkan organisasi antar-Korea, termasuk menghentikan stasiun radio.
Stasiun radio tersebut biasanya digunakan untuk mengirim pesan terenkripsi ke mata-matanya di Korea Selatan.
Langkah terbaru ini muncul setelah pemimpin Korea Utara Kim Jong-un memerintahkan untuk menyesuaikan kembali dan mereformasi organisasi-organisasinya yang bertanggung jawab atas urusan antar-Korea.
Keputusan tersebut diambil dalam pertemuan penting Partai Pekerja bulan lalu di tengah meningkatnya ketegangan lintas batas.
Radio Pyongyang dikenal karena menyiarkan serangkaian nomor misterius, yang dianggap sebagai pesan berkode, memberikan arahan kepada agennya yang beroperasi di Korea Selatan.
Korea Utara melanjutkan siaran semacam itu pada tahun 2016 setelah menghentikannya pada tahun 2000, ketika kedua Korea mengadakan pertemuan bersejarah pertama mereka.
Pada hari Sabtu, Korea Utara mengatakan pihaknya juga mengadakan pertemuan pada hari sebelumnya untuk memutuskan pembubaran organisasi yang bertanggung jawab atas pertukaran sipil dengan Korea Selatan, menurut Kantor Berita Pusat Korea (KCNA).
Semua organisasi terkait, termasuk Komite Sisi Utara untuk Implementasi Deklarasi Bersama 15 Juni, Markas Besar Aliansi Pan-nasional untuk Reunifikasi Korea Utara, Dewan Konsultatif untuk Rekonsiliasi Nasional dan Dewan Reunifikasi Bangsa Tangun, akan disesuaikan kembali, kata KCNA.
Pertemuan tersebut juga menyerukan kebijakan reunifikasi baru berdasarkan pandangan bahwa boneka Korea Selatan yang hanya mengejar keruntuhan kekuasaan Korea Utara.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
