Pelatih Tim Olimpiade Palestina, Hasni Al-Masri menjadi korban kekejaman serangan israel, pada Sabtu (6/1).
JawaPos.com – Kekejaman Pasukan Israel terhadap warga Palestina terus berlanjut. Kali ini, aksi kebrutalan yang dilakukan pasuka zionis Pada Sabtu (6/1), menewaskan legenda Palestina Hasni Al-Masri.
Kabar duka atas gugurnya Hasni Al-Masdar yang menjadi korban akibat serangan udara Israel disampaikan oleh Asosiasi SepakBola Palestina (PFA) dalam websitenya “Kapten Hani Al Masdar menjadi korban dari serangan udara yang diluncurkan Israel di desa Al-Masdar Di Kegubernuran Pusat Jalur Gaza.”
Kapten Hasni merupakan seorang pelatih utama tim Olimpiade sepakbola Palestina, kepergianya memberikan dampak yang buruk bagi sepakbola di Palestina.
Diungkapkan bahwa, Kapten Hasni terkena pecahan peluru yang dikirimkan Israel ke daerah dekat rumahnya. Kabar duka ini mengagetkan seluruh komunitas sepakbola di Palestina, baik fans maupun keluarga.
Diketahui Kapten Hasni, meninggal pada usia 42 tahun. Dedikasinya terhadap sepakbola Palestina telah menjadi kenangan.
Kapten Hasni yang mengawali karirnya sebagai seorang pemain Al-Maghazi Club dan kemudian pindah ke Gaza Sport Club hingga ia pensiun di tahun 2018.
Banyak pencapaian dan kontribusi yang telah diraih oleh Kapten Hasni Bersama Sepakbola Palestina, tahun 2021 Kapten Hasni bergabung dengan tim Olimpiade Nasional Palestina sebagai pelatih umum staff teknis.
Kapten Hasni telah banyak berkontribusi Bersama tim olimpiade Palestina diantaranya : Kualifikasi Asia pada Tahun 2021 di Yordania, 2023 di Bahrain, Kejuaraan Asia Barat 2023 di Irak, Arab Games 2023 di Aljazair, dan Asian Games Tiongkok 2023.
Lebih lanjut, sejak agresi militer Israel 7 Oktober 2023 PFA mengungkapkan Figur Olahraga yang menjadi korban “88 pemain pria dan Wanita olahraga beregu, 67 di SepakBola, 24 Administrator dan teknis, serta 15 fasilitas olahraga yang telah menjadi sasaran”.
Merujuk pada berita duka yang dialami oleh SepakBola Palestina, Federasi Sepak Bola Internasional FIFA menjadi sorotan, hingga hari ini, Rabu(10/1) organisasi ini belum memberikan tanggapan dan juga resposnya.
Baik itu melalui social media maupun websitenya. FIFA yang tidak menujukkan respons menuai banyak sindiran dari pengguna social media. Seperti yang dikutip melalui akun X @futbolPalestine.
“Ratusan telah terbunuh, dan @fifacom, @uefacom & @iocmedia tidak memberikan hukuman kepada Israel seperti yang mereka lakukan pada Rusia dua tahun lalu.”

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
