
Ju Ae beberapa kali muncul di publik bersama dengan Kim Jong Un./Yonhap-KCNA
JawaPos.com - Menurut analisis terbaru badan mata-mata Korea Selatan, satu-satunya anak pemimpin Korea Utara Kim Jong Un yang diketahui publik, Ju Ae kemungkinan besar akan penggantinya.
Menurut laporan Badan Intelijen Nasional (NIS) yang dilansir oleh Korea Herald, badan mata-mata di Seoul meyakini bahwa Ju Ae kemungkinan besar akan menggantikan ayahnya sebagai pemimpin Korea Utara.
Hal tersebut berdasarkan penampilan Ju Ae di depan umum dan sambutan dari masyarakat. NIS mengatakan dalam analisisnya bahwa selain Ju Ae yang lahir pada tahun 2013, Kim Jong Un diketahui memiliki seorang anak lain yang belum diketahui usia atau jenis kelaminnya.
"Berdasarkan analisis komprehensif terhadap aktivitas publiknya (Ju Ae) dan tingkat penghormatan serta penerimaan yang diterimanya sejak kemunculan pertamanya."
"Dia kemungkinan besar akan menjadi penerus (Kim Jong Un sebagai pemimpin Korea Utara) sejauh ini," kata laporan tersebut.
NIS menambahkan bahwa Kim Jong Un masih muda dan tidak memiliki masalah kesehatan yang signifikan, serta pihaknya mewaspadai segala kemungkinan yang terjadi. Ada banyak variabel yang berperan.
Temuan ini diserahkan ke kantor Perwakilan Youn Kun Young (anggota majelis nasional Korea Selatan) pada hari Selasa sebagai analisis terbaru, yang dibuat oleh badan mata-mata Korea Selatan tentang suksesi kekuasaan Korea Utara.
Hal ini menandai perubahan dari sikap dinas mata-mata sebelumnya, bahwa Ju Ae mungkin bukan calon penerus kekuasaan meskipun keberadaannya sangat terkenal di mata publik.
Pada bulan September tahun lalu, dinas mata-mata mengatakan kepada Majelis bahwa mereka tidak menganggapnya sebagai pewaris, dengan alasan tradisi patriarki rezim yang represif.
Profesor studi Korea Utara Park Won Gon dari Ewha Womans University di Seoul mencatat, pergeseran penilaian yang dilakukan oleh pejabat pemerintah dan intelijen Korea Selatan dalam sebulan terakhir.
Dia mengatakan bahwa analisis oleh NIS, yang merupakan pengumpul utama intelijen merupakan tambahan yang signifikan terhadap komentar baru-baru ini dari seorang pejabat senior di Kementerian Unifikasi, yang mengawasi urusan antar-Korea.
Pejabat tersebut mengatakan kepada wartawan pada bulan Desember, bahwa sangat mungkin Ju Ae adalah penerus dalam pengakuan pertama dari pejabat pemerintah Korea Selatan.
"Yang penting adalah bahwa Kementerian Unifikasi dan NIS telah mulai menganggap Ju Ae lebih serius, sebagai calon penerus Kim Jong Un dibandingkan saat ia pertama kali muncul di media pemerintah," kata Park.
Yang Uk, seorang peneliti senior di Asan Institute of Policy Studies di Seoul, mengatakan bahwa memamerkan putrinya sebagai penerus sejak dini dapat menjadi tanda kegelisahan di pihak Kim Jong Un.
"Dari sudut pandang rezim Korea Utara, ini bukan pertanda baik," katanya, seraya menambahkan bahwa menurutnya masih terlalu dini untuk menyimpulkan Ju Ae sebagai pemimpin Pyongyang berikutnya saat ini.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
