Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 6 Januari 2024 | 04.57 WIB

Usai Diguncang Gempa, Amerika Serikat Mengirimkan Bantuan ke Jepang

Warga mengungsi di sebuah sekolah dasar di Shika, Prefektur Ishikawa, Jepang, pada 2 Januari 2024, setelah serangkaian gempa besar melanda Jepang tengah dan sekitarnya. (ANTARA/Xinhua/ZhangXiaoyu/as) - Image

Warga mengungsi di sebuah sekolah dasar di Shika, Prefektur Ishikawa, Jepang, pada 2 Januari 2024, setelah serangkaian gempa besar melanda Jepang tengah dan sekitarnya. (ANTARA/Xinhua/ZhangXiaoyu/as)

JawaPos.com – Duta Besar Amerika Serikat untuk Jepang Rahm Emanuel mengatakan bahwa Jepang sudah menerima tawaran bantuan dari Amerika Serikat perihal tanggap darurat gempa dahsyat yang mengguncang wilayah tengah negara tersebut saat tahun baru.

Emanuel mengungkapkan bahwa bantuan logistik dari militer serta makanan maupun pasokan lainnya tengah disiapkan.

"Ketika Jepang membutuhkan bantuan, kami ada di sini untuk membantu, baik melalui sipil dengan sumber daya, maupun melalui militer dengan logistik," ujar Rahm Emanuel. Dikutip Antara.

"Bantuan awal bernilai sekitar 100 ribu dolar AS (Rp1,55 miliar) tetapi nilai itu masih dalam tahap 'uang muka'," sambungnya.

Pemberitahuan perihal bantuan dari Amerika Serikat ini disampaikan saat Jepang sedang melanjutkan operasi pencarian dan penyelamatan di Prefektur Ishikawa.

Gempa magnitudo 7,6 ini mengakibatkan korban meninggal di Jepang lebih dari 80 orang.

Jalur darat untuk ke daerah terdampak bencana banyak yang terhambat sebab jalan-jalan ini terputus akibat gempa.

Emanuel menyatakan bahwa akan menggunakan sejumlah helikopter untuk membantu pengiriman sumber daya masuk dan keluar daerah terdampak.

Bantuan-bantuan seperti makanan, air, selimut, dan juga tenaga medis sampai teknisi militer untuk memperbaiki jembatan maupun jalan ini sudah tersedia.

“Kami sudah menawarkan bantuan, dan tawaran itu sudah diterima. Ini adalah bantuan tahap awal, jika mereka (Jepang) membutuhkan lebih banyak, mereka tahu kemana harus menghubungi kami," ucapnya.

Banyak negara telah menawarkan bantuan dan pesan belasungkawa kepada Jepang.

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida mengatakan bahwa pihak Pemerintah Jepang sejauh ini menolak menerima personel dan dukungan material dari luar negeri.

Karenanya daerah terdampak ini masih belum bisa menerima dukungan material maupun menampung para relawan.

Kishida menyatakan bahwa Jepang akan berterima kasih atas dukungan yang tidak akan menjadi sebagai ‘beban’.

Emanuel menyatakan bahwa langkah dari Jepang ini saat menerima tawaran Amerika Serikat tidak bertentangan dengan sikap negara tersebut. Ini mengingat bahwa kerja sama Amerika Serikat-Jepang dan sumber daya mereka sudah ada di Jepang.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore