Logo JawaPos
Author avatar - Image
02 Januari 2024, 18.20 WIB

Usai Gempa 7,6 SR Guncang Jepang, Operasional Penerbangan, Jalan Raya, dan Kereta Api Terkendala

Sebuah jalan yang rusak akibat gempa bumi terlihat di Wajima, Prefektur Ishikawa. (Yomiuri Shimbun) - Image

Sebuah jalan yang rusak akibat gempa bumi terlihat di Wajima, Prefektur Ishikawa. (Yomiuri Shimbun)

 

JawaPos.com – Pasca gempa 7,6 SR mengguncang wilayah Ishikawa, Jepang, jadwal penerbangan, moda transportasi jalan raya, dan kereta api masih terganggu.

Kendala transportasi tersebut, utamanya berlagsung di wilayah Hokuriku pada Selasa (2/1), sehari setelah serangkaian gempa bumi melanda Semenanjung Noto di Prefektur Ishikawa

Melansir dari The Asahi Shimbun, East Japan Railway Co. (JR East) pada tanggal 2 Januari menghentikan layanan pagi di Joetsu Shinkansen yang beroperasi antara stasiun Echigo-Yuzawa dan Niigata, dan di Hokuriku Shinkansen antara Kota Nagano dan Kanazawa. 

Penangguhan di Hokuriku Shinkansen dapat diperpanjang hingga sore hari karena para pekerja sedang memeriksa jalur, kabel listrik, dan fasilitas lainnya untuk mengetahui adanya kerusakan akibat gempa

West Japan Railway Co (JR West) mengatakan bahwa empat kereta di Hokuriku Shinkansen antara ibu kota Prefektur Toyama dan Kanazawa telah berhenti, menyebabkan 1.400 penumpang di dalamnya terlantar. 

Namun, semua kereta mulai berjalan kembali dan tiba di stasiun terdekat setelah jam empat pagi. 

All Nippon Airways Co. mengatakan bahwa delapan penerbangan ke dan dari Bandara Noto dan Komatsu di Prefektur Ishikawa dibatalkan pada Selasa (2/1). 

Gempa juga menyebabkan kerusakan parah pada jalan-jalan. 

Menurut Japan Road Traffic Information Center, bagian Kurobe-Kaga dan Kashiwazaki-Nishiyama di jalan tol Hokuriku ditutup untuk semua lalu lintas karena adanya retakan pada pukul 7.10 waktu setempat.  

Persimpangan Shirakawa-go-Oyabe Tonami di jalan tol Tokai-Hokuriku ditutup untuk semua lalu lintas. 

Di Prefektur Ishikawa, jalan-jalan terputus di banyak wilayah, dan pemerintah prefektur serta pihak berwenang lainnya saat ini sedang menilai tingkat kerusakan yang terjadi. 

***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore