
Gambar yang diambil dari Rafah menunjukkan asap mengepul di atas Khan Younis selama pemboman Israel di Jalur Gaza selatan pada Malam Natal. Sumber Foto: Said Khatib/AFP/Getty Images
JawaPos.com - Pertempuran paling mematikan hingga saat ini masih terjadi di jalur Gaza yang baru saja Israel menyerang lewat udara dan menewaskan lebih dari 100 orang.
Dilansir dari The Guardian, Israel memperluas serangannya hanya beberapa hari setelah dewan keamanan PBB mengeluarkan resolusi yang menyerukan lebih banyak bantuan dan langkah-langkah mendesak untuk gencatan senjata yang berkelanjutan.
Lebih dari 100 orang telah tewas dalam serangan udara Israel pada Minggu malam di pusat wilayah Palestina yang terkepung, termasuk sedikitnya 70 orang dalam pemboman yang menghantam blok perumahan di kamp pengungsi Maghazi dekat Deir al-Balah, kata pejabat kesehatan di Gaza.
Deir al-Balah juga diserang pada malam hari meskipun sebelumnya telah diidentifikasi oleh Pasukan Pertahanan Israel (IDF) sebagai zona evakuasi bagi warga Palestina yang melarikan diri dari pertempuran.
Bulan Sabit Merah Palestina menerbitkan rekaman dari rumah sakit Martir al-Aqsa, di Deir al-Balah, yang menunjukkan anak-anak yang kebingungan dan berlumuran darah berlumuran debu puing-puing.
Saat ini kondisi di sekitar daerah tersebut ada puluhan kantong jenazah yang berwarna putih.
Di lokasi penyerangan di Maghazi, orang-orang berteriak dan berteriak dalam kegelapan saat mereka mencoba menggali untuk mencari korban yang selamat dari reruntuhan bangunan.
“Kami semua menjadi sasaran,” kata Ahmad Turkomani, yang kehilangan beberapa anggota keluarganya, termasuk puteri dan cucunya, mengatakan kepada Associated Press.
Militer Israel menyatakan sedang meninjau insiden Maghazi, Ahmad Tirkomani menambahkan, “Lagipula, tidak ada lagi tempat yang aman di daerah Gaza."
Kejadian ini terjadi setelah pengumuman sebelumnya pada hari Minggu dari Kementerian Kesehatan Gaza bahwa serangan udara Israel telah menewaskan 166 warga Palestina dalam 24 jam, salah satu hari paling mematikan dalam konflik yang telah berlangsung selama 12 minggu.
Lebih dari 20.400 warga Palestina telah terbunuh sejak Israel menyatakan perang sebagai respons terhadap serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober, di mana kelompok militan Palestina membunuh 1.140 orang dan menyandera 240 orang lainnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
