
AS bentuk koalisi tandingi kekuatan Houthi di laut merah/Aljazeera.
JawaPos.com - Milisi yang menguasai Yaman, Houthi menjadi sorotan usai menyerang perairan dekat Israel, Laut Merah usai pasukan Zionis melancarkan agresi ke Palestina.
Houthi menyerang sejumlah kapal komersial terutama kapal yang dianggap berafiliasi atau berhubungan dengan Israel. Serangan mereka kian intensif belakangan ini.
Dilansir dari Arab News pada Kamis (21/12) Perusahaan pelayaran kapal, Evergreen sampai-sampai berhenti menerima kargo Israel untuk sementara waktu.
Serangan Houthi ke kapal-kapal komersial di Laut Merah bisa menimbulkan penderitaan yang berbeda terhadap Israel dan sekutunya.
Terlebih kelompok ini sempat menyatakan tak akan berhenti menyerang kapal yang berafiliasi dengan Israel.
Laut Merah itu membentang dari Selat Bab El Mandeb di lepas pantai Yaman hingga Terusan Suez di Mesir Utara.
Perairan tersebut dilewati 12 persen arus perdagangan global termasuk 30 persen lalu lintas peti kemas global.
Dilansir dari Rusi Organization, Sejumlah pihak khawatir serangan drone dan rudal Houthi terhadap kapal komersial yang terjadi sejak 9 Desember, bisa menyebabkan guncangan lebih besar terhadap perekonomian dunia.
Gangguan rantai pasokan global sempat tersendat saat kapal Ever Give terjebak di Terusan Suez selama sepekan pada 2021 silam. Imbas insiden ini, kerugian ekonomi global tak terhingga.
Serangan Houthi juga bisa menyebabkan harga minyak dan gas melonjak lantaran sejumlah perusahaan pelayaran besar dunia menghentikan sementara pengiriman melalui Laut Merah.
Mereka yakni raksasa British Petroleum, Maersk, Hapag-Lloyd, CMA CGM Group hingga Evergreen.
Selain itu serangan-serangan Houthi bisa memaksa kapal-kapal mengambil rute yang jauh lebih panjang di sekitar Afrika dan menyebabkan biaya asuransi meroket.
Perusahaan bisa membebankan kenaikan biaya pemindahan barang mereka kepada konsumen, sehingga menaikkan harga lagi saat pemerintah di seluruh dunia berjuang mengendalikan inflasi usai pandemi.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
