Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 13 Januari 2022 | 00.46 WIB

Ahli Penyakit Menular Sebut Semua Warga AS Bisa Terpapar Omicron

Anthony Fauci, director of the National Institute of Allergy and Infectious Diseases, wears a protective mask while speaking to members of the media before an event on the Biden administration - Image

Anthony Fauci, director of the National Institute of Allergy and Infectious Diseases, wears a protective mask while speaking to members of the media before an event on the Biden administration

JawaPos.com - Covid-19 varian Omicron menyebar cepat di seluruh Amerika Serikat. Ratusan ribu kasus bertambah setiap pekan. Ahli Penyakit Menular AS, dr. Anthony Fauci, menyebut kemungkinan hampir semua warga AS akan terpapar strain tersebut.

Akan tetapi, ia meyakini seseorang yang divaksinasi akan tetap hidup lebih baik daripada yang tak divaksinasi. Menurutnya mereka yang telah divaksinasi mungkin tetap akan terpapar, namun kondisinya lebih baik karena antibodi lebih kuat.

"Omicron dengan tingkat efisiensi transmisibilitas yang luar biasa dan belum pernah terjadi sebelumnya, pada akhirnya akan menulari hampir semua orang," kata dr. Anthony Fauci kepada J. Stephen Morrison, wakil presiden senior Pusat Studi Strategis dan Internasional.

"Mereka yang telah divaksinasi, beberapa mungkin banyak dari mereka, akan terinfeksi tetapi kemungkinan besar, dengan beberapa pengecualian, cukup baik dalam arti tidak dirawat di rumah sakit," katanya.

"Sebaliknya, mereka yang tidak divaksinasi akan mendapat beban lebih berat," tambahnya.

Di seluruh Amerika Serikat, setidaknya 1 dari 5 orang Amerika yang memenuhi syarat belum divaksinasi. Lebih dari 62 persen warga negara telah divaksinasi, tetapi baru 23 persen yang divaksin penuh menurut data dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS.

Komentar Fauci muncul sebagai jawaban atas pertanyaan apakah pandemi telah memasuki babak baru. "Kita mungkin berada di ambang itu sekarang," katanya.

Penjabat komisioner Badan Pengawas Obat dan Makanan AS, dr. Janet Woodcock mengatakan bahwa banyak warga AS dengan cepat tertular virus. Maka, fokusnya sekarang adalah memastikan rumah sakit dan layanan penting berfungsi.

"Banyak orang akan terkena Covid-19," kata Woodcock di sidang Komite Kesehatan, Pendidikan, Perburuhan dan Pensiun Senat. "Dan yang perlu kita lakukan adalah memastikan rumah sakit tetap bisa berfungsi, transportasi, layanan penting lainnya tidak terganggu selama ini terjadi," ujarnya.

Pada Selasa (11/1), jumlah pasien AS yang dirawat di rumah sakit dengan Covid-19 mencapai rekor tertinggi, menambah ketegangan bagi nakes. Lebih dari 145.900 orang berada di rumah sakit AS dengan Covid-19 dan hampir dua kali lipat dari dua minggu lalu.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore