Presiden Rusia, Vladimir Putin menghadiri konferensi pers dengan Presiden Belarusia Alexander Lukashenko setelah pertemuan mereka di Minsk, Belarus, 19 Desember 2022.
JawaPos.com – Belum lama ini, masyarakat global telah dikejutkan dengan momen Kim Jong Un yang menangis dan meminta ibu di Korea Utara melahirkan banyak anak.
Ya, pasca tangis Kim Jong Un pecah di hadapan masyarakat Korea Utara dan mendesak para ibu melahirkan banyak anak, kini giliran Presiden Rusia, Vladimir Putin.
Bak mengikuti jejak Kim Jong Un, baru-baru ini Vladimir Putin turut mendesak warganya untuk memiliki minimal 8 anak atau bahkan lebih.
Desakan yang disampaikan Presiden Rusia itu, disebutkan untuk membentuk keluarga dengan jumlah besar sebagai ‘norma’ di tengah melonjaknya jumlah korban dalam perang melawan Ukraina.
Dikutip dari The Independent, Sabtu (9/12), Vladimir Putin menyampaikan hal tersebut saar menyampaikan pidatonya di the World Russian People’s Council di Moskow.
Di momen tesebut, Putin mengatakan bahwa peningkatan populasi Rusia akan menjadi ‘tujuannya untuk beberapa dekade mendatang’.
“Banyak masyarakat kita yang mempertahankan tradisi keluarga, yaitu membesarkan 4, 5 anak atau lebih,” kata Putin.
“Ingatlah bahwa di keluarga Rusia, nenek dan nenek buyut kami memiliki 7 dan 8 anak. Mari kita lestarikan dan hidupkan kembali tradisi ini. Memiliki banyak anak, keluarga yang besar, harus menjadi norma, cara hidup bagi seluruh masyarakat Rusia,” imbuhnya.
Sebagai informasi, Putin sendiri hanya memiliki dua anak yang dikenal oleh publik, yaitu putri dari mantan istrinya, Lyudmila, yakni Maria Vorontsova dan Katerina Tikhonova.
Meski demikian, telah lama beredar rumor di pers Rusia bahwa ia memiliki banyak keturunan dari perselingkuhannya dengan seorang jutawan, Svetlana Krivonogikh dan seorang pesenam peraih medali emas Olimpiade, Alina Kabaeva.
Rusia telah menyaksikan penurunan angka kelahiran sejak sebelum bubarnya Uni Soviet.
Para ahli mengaitkan penurunan ini dengan memburuknya perekonomian dan peraturan aborsi yang ketat, sehingga menjadi penghalang bagi calon orang tua.
Presiden Rusia tersebut telah berupaya meningkatkan angka kelahiran yang buruk di negaranya dengan menerapkan berbagai insentif pemerintah bagi individu yang memiliki anak, termasuk imbalan finansial bagi keluarga yang memiliki lebih dari satu anak, sejak ia berkuasa 24 tahun yang lalu.

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
