Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 5 November 2023 | 19.25 WIB

Israel Kembali Tingkatkan Serangan! Hancurkan Sekolah, Rumah Sakit serta Masjid di Jalur Gaza

Reaksi warga Palestina terhadap sekolah yang dikelola PBB yang menampung para pengungsi, menyusul serangan Israel di Jabalia di Jalur Gaza utara. - Image

Reaksi warga Palestina terhadap sekolah yang dikelola PBB yang menampung para pengungsi, menyusul serangan Israel di Jabalia di Jalur Gaza utara.

JawaPos.Com— Sehari usai Israel menyerang rombongan ambulans yang mengangkut pasien yang terluka parah dari Rumah Sakit al-Shifa ke perbatasan Rafah, tentara Israel kembali melakukan pengeboman di Jalur Gaza.

Dalam serangannya, Israel telah menghancurkan sekolah, masjid, dan lebih banyak rumah sakit yang terdapat di Jalur Gaza.

Pada Sabtu pagi (4/11), sebuah rudal udara Israel menghantam sekolah al-Fakhoora yang dikelola oleh badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) di kamp pengungsi Jabalia.

Menurut kementerian kesehatan Palestina, kejadian tersebut menewaskan sedikitnya 15 orang dan melukai 54 orang.

“Jumlah [kematian] diperkirakan akan meningkat,” kata Direktur Rumah Sakit Al-Shifa, Muhammad Abu Silmeyeh, dilansir melalui Al-Jazeera Minggu (5/11).

Akibat bom tersebut, ribuan orang yang semula berada di Jalur Gaza kini mengungsi di sekolah al-Fakhoora.

Seorang saksi penyerangan yang kehilangan anggota keluarga dalam pemboman tersebut mengatakan kepada Al Jazeera bahwa empat orang di keluarga mereka tewas dan terluka.

“Kami tidak ada hubungannya dengan apapun yang berhubungan dengan gerakan Hamas. Kamar itu hanya ada anak-anak dan perempuan,” ujar saksi.

Serangan terhadap sekolah tersebut merupakan serangan besar ketiga Israel terhadap kamp Jabalia.

Serangan ini terjadi beberapa jam usai serangan mematikan di sekolah Osama bin Zaid yang menampung keluarga-keluarga pengungsi di daerah al-Saftawi di utara Kota Gaza.

Menurut media local, kejadian itu telah menewaskan sedikitnya 20 orang.

Pintu masuk Rumah Sakit Anak al-Nasser di bagian barat Kota Gaza juga diserang dan beberapa media lokal melaporkan adanya korban sipil di lokasi tersebut.

Juru bicara Kementerian Kesehatan mengatakan sekitar 2.200 orang, termasuk 1.250 anak-anak, saat ini terkubur di bawah reruntuhan bangunan yang hancur di Gaza.

***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore